Suara.com - Operation Forth Bridge, tata laksana prosesi pemakaman Pangerang Philip, Duke of Edinburgh, suami dari Ratu Elizabeth II yang berlangsung Sabtu (17/4/2021) mulai pukul 15.00 GMT+1. Seremoni ini berlangsung sederhana, khidmat, serta merefleksikan salah satu dari karya beliau semasa hidupnya. Yaitu peti jasadnya yang dibawa oleh kereta merta unik, Land Rover Defender 130 Gun Bus hasil desain sendiri.
Seperti disimak dari tayangan streaming BBC, kehadiran kereta merta Land Rover Defender warna hijau tentara ini menarik perhatian, saat korps musik memperdengarkan hymne "Jerusalem".
Lantas prosesi para pemanggul peti jenazah (pall-bearer) Royal Grenadier Guards mulai bergerak meletakkan peti jasad Duke of Edinburgh untuk diantar ke peristirahatan di Royal Vault, Saint George's Chapel, dalam lingkungan Istana Windsor.
Bagian pengangkut di mobil didesain Pangeran Philip menjadi ruang terbuka, sehingga memudahkan siapa saja melihat peti jasad yang berselubung bendera kerajaan, karangan mawar putih dan lily, dan topi serta pedang pendek Royal Marines, lambang kedinasannya di bidang militer, lebih dari 60 tahun.
Semasa hidupnya, keluarga kerajaan, terutama Ratu Elizabeh II serta Pangeran Philip sendiri sangat akrab dengan produk Land Rover. Utamanya model Land Rover Defender, yang banyak digunakan di seluruh lingkungan properti istana, utamanya di luar Kota London, seperti Istana Windsor dan Sandringham (Inggris), sampai Balmoral (Skotlandia).
Baik Sri Ratu maupun Duke of Edinburgh mengemudikan mobil-mobil jenis Sport Utility Vehicle (SUV) ini sendiri. Salah satu kejutan yang diberikan Sang Pangeran adalah saat mereka berdua menyambut kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Ibu Negara Michelle Obama. Sebagaimana diperlihatkan footage BBC, Pangeran Philip menyetir sendiri dan mengantar Sang Istri serta kedua tamu negara menuju Istana Windsor.
Dan untuk Operation Forth Bridge, Pangeran Philip jauh hari sudah mendesain sendiri Land Rover Defender 130 Gun Bus yang digunakan sebagai kereta merta. Seperti bisa disaksikan jutaan pemirsa dan para pelayat via televisi--prosesi di jalan raya Kota Windsor dan sekitarnya bagi masyarakat umum untuk memberikan kesempatan penghormatan terakhir ditiadakan, merujuk pada protokol kesehatan Covid-19.
Di belakang kereta merta yang bergerak perlahan, adalah iring-iringan para putra-putri Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II bersama para cucu lelaki, sementara Sri Ratu sendiri berada di belakangnya, menggunakan sedan State Bentley dilengkapi bendera kerajaan.
Dikutip dari AFP, Pangeran Philip Mountbatten yang lahir pada 10 Juni 1921 menikah dengan Ratu Elizabeth II selama 73 tahun, dan wafat pada 9 April 2021 dalam usia 99. Sebelumnya dirawat satu bulan di rumah sakit karena penyakit jantung dan infeksi. Beliau tercatat sebagai pendamping simbol negara terlama dalam sejarah Britania Raya.
Baca Juga: Best 5 Oto: Land Rover Jadi Kereta Merta Pangeran Philip, Wisuda Drive Thru
Selamat jalan, Pangeran Philip, Duke of Edinburgh, Rest in Peace.
Tag
Berita Terkait
-
Pemkot Samarinda Habiskan Dana Rp7,3 M Buat Sewa Mobil Dinas Mewah, Sebulan Bayar Rp160 Juta
-
Profil Pangeran Andrew, Gelar Pangerannya Dicabut Raja Charles III
-
Perjalanan Emosional Cinta dari Wijaya 80 Lewat Lagu Terakhir Kali
-
Lirik Lagu Terakhir Kali - Wijaya 80: Viral di TikTok dan Instagram!
-
Harta Karun Tersembunyi Assad: Potret Ratu Elizabeth II Ditemukan di Istana yang Dikuasai Pemberontak
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga