Suara.com - Industri motor elektrik agaknya mulai membuat para pabrikan yang kukuh fokus bikin kendaraan berbahan bakar minyak mulai berpaling.
Begitu juga dengan Ducati. Dilansir dari Visordown, produsen moge kencang ini disebut mulai mengembangkan kuda besi bertenaga baterai.
CEO Ducati, Claudio Domenicali menyebut bahwa motor elektrik rakitan pabrikan Italia ini tak akan muncul dalam waktu dekat.
Hal ini disebabkan kepraktisan baterai yang masih dinilai kurang bisa memenuhi kebutuhan pengguna motor, seperti durasi isi tenaga yang lama, atau jarak tempuh terbatas.
Domenicali mengatakan bahwa pengembangan baterai adalah kunci untuk membuat motor elektrik yang mumpuni.
“Jadi kami mengikuti evolusi komponen ini dengan sangat hati-hati, dan saat ini kami mengevaluasi kapan dan pada saat berapa jumlah energi yang dapat disimpan dalam baterai entah bagaimana akan membuat produk seperti sepeda motor listrik skala penuh dapat digunakan," ucapnya.
“Ada evolusi yang jelas penting, karena dibandingkan dengan lima belas tahun lalumisalnya, ada perubahan yang sangat penting, sepuluh tahun yang lalu lagi; saat ini baterai litium sangat baik tetapi belum mampu menyimpan energi yang cukup untuk membuat bobot motor tetap enteng seperti pada levelnya saat ini. Oleh karena itu, diperlukan kompromi antara otonomi dan bobot."
“Selama pertengahan dekade ini, langkah penting seperti baterai solid state untuk segera dikembangkan dan diaplikasikan di akhir tahun dua puluhan."
“Saya optimis dengan karakteristiknya: jika kita mengesampingkan bobot sejenak, mesin listriknya adalah mesin yang sangat sporty, jadi Anda tentunya bisa membuat produk yang sesuai dengan ciri khas merek kita yang selama ini selalu dikaitkan dengan performa bahkan balapan."
Baca Juga: Ngeri Emak-Emak Ini Lempari Angkot dengan Paving Pembatas Jalan, Apa Sebab?
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
KPK Siap Usut Tuntas Alasan BGN Menangkan Vendor Minim Dealer untuk Motor Listrik Emmo
-
Bos Ford Curigai Kamera Mobil China Jadi Alat Spionase Penghancur Negara
-
Pesona Danau Toba dan Samosir Jadi Pembuka Etape Perdana MAXI Tour Boemi Nusantara 2026
-
Ironi LCGC: Penjualan Anjlok 29 Persen di Kuartal Pertama 2026, Daya Tarik Mulai Memudar?
-
BYD Kalah Gugatan Merek Denza di Mahkamah Agung Indonesia dan Harus Bayar Perkara
-
Duo Mobil China Masuk 10 Besar Merek Terlaris di Indonesia, Jepang dan Korea Terancam
-
Isuzu Kantongi Pesanan 354 unit Kendaraan Niaga Selama GIICOMVEC 2026
-
5 Fakta Bahlil Borong Minyak Rusia untuk Indonesia, Sinyal Harga BBM Turun?
-
Inilah 10 Merek Mobil Terlaris Januari hingga Maret 2026, Honda Dapat Rapor Merah
-
Motor Matic Honda Terbaru Apa Saja? Ini 8 Tipe Paling Dicari