Suara.com - Sejumlah produsen otomotif terus mengembangkan mobil listrik sebagai kendaraan masa depan. Selain kesiapan infrastruktur, masalah biaya perawatan produk terelektrifikasi juga masih menimbulkan pertanyaan.
Baru-baru ini, We Predict menggelar survei dan hasilnya menyebutkan bahwa biaya perawatan mobil listrik lebih mahal dibandingkan mobil konvensional dalam tiga bulan pertama.
Perolehan hasil survei itu menyebutkan bahwa biaya servis mobil listrik mencapai Rp1,7 juta dalam 90 hari pertama. Bila dirinci, rata-rata harga suku cadang mencapai Rp930.000 dan biaya jasanya mencapai Rp830.000.
Sementara untuk mobil bensin atau diesel hanya memakan biaya Rp75.000. Rata-rata harga suku cadang hanya Rp400.000 dan biaya jasanya Rp358.000.
CEO We Predict, James Davies menyimpulkan bahwa biaya perawatan mobil selama tiga bulan yang tinggi ini mencerminkan biaya mahal selama tiga tahun kepemilikan.
"Analisis prediktif kami menunjukkan masalah yang terjadi dalam tiga bulan pertama layanan seringkali menunjukkan bagaimana performa kendaraan selama siklus hidupnya," ujar James Davies, dikutip dari Carscoops.
Untuk data survei, We Predict mengumpulkan sampel dari ribuan dokumen perbaikan dan perawatan mobil listrik selama 90 hari pertama kepemilikan mobil listrik.
Survei melibatkan responden lebih dari 801.000 unit kendaraan, 306 modem, dan memperhitungkan 1,6 juta pesanan servis atau perbaikan. Tercakup biaya pemeliharaan, perbaikan yang tidak direncanakan, garansi dan penarikan, kampanye layanan, diagnostik, serta pembaruan perangkat lunak.
Namun biasanya biaya perbaikan ini sudah ditanggung dalam garansi perbaikan dan perawatan. Sehingga pemilik mobil listrik tidak merasakan beban tadi.
Baca Juga: Lamborghini Sian, Awal Road Map Elektrifikasi untuk Produk Ramah Lingkungan
Berita Terkait
-
Lebih dari 5000 Unit Mobil Listrik Geely EX2 Siap Penuhi Jalanan Indonesia
-
Investigasi Kecelakaan Mobil Listrik Temukan Fakta Pintu Gagal Terbuka Saat Darurat
-
Ilmuwan China Kembangkan Baterai Mobil Listrik dari Bahan Plastik Organik
-
Mobil Belum Diterima Konsumen, Jaecoo Berpacu Produksi J5 EV
-
Bodi Mungil Gaya Menawan, Mampukah Wuling Baru Ini Geser Dominasi Air EV?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Mitsubishi Indonesia Persiapkan Produksi Lokal Mobil Hybrid di Awal Tahun Ini
-
Lebih dari 5000 Unit Mobil Listrik Geely EX2 Siap Penuhi Jalanan Indonesia
-
Strategi Maxxis Perkuat Pangsa Pasar Luar Jawa Lewat Pendekatan Komunitas
-
Hyundai Stargazer Cartenz Vs Kia Carens Mending Mana? Ini Perbandingannya
-
5 Mobil Murah Anti-Limbung Gak Bikin Mual Pas Perjalanan Mudik Lintas Pulau
-
Toyota Calya 1 Liter Berapa KM? Ini Konsumsi BBM, Harga Baru vs Bekas Bak Langit dan Bumi
-
5 Mobil Murah dengan Fitur Keyless: Ringan di Kantong dan Anti-Dicolong
-
Heboh Pencurian Model Baru, Kenali Fungsi ID Tag Motor Keyless
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Rp50 Jutaan untuk Mudik Lebaran 2026
-
Investigasi Kecelakaan Mobil Listrik Temukan Fakta Pintu Gagal Terbuka Saat Darurat