Suara.com - Sebuah studi yang dilakukan American Automobile Association (AAA) dan Universitas Harvard mengungkap bila banyak pengguna jalan yang kurang aman dengan hadirnya kendaraan otonom atau mobil swakemudi.
Seperti dilansir dari Carscoops, melalui proyek Technology and Public Purpose Project at Harvard Kennedy School’s Belfer Center for Science and International Affairs, keduanya coba melakukan survei terkait keberadaan mobil dengan sistem tanpa pengemudi ini.
Hasilnya sebanyak 53 persen responden merasa kurang aman dengan mobil yang dapat mengemudi sendiri ini. Sedangkan 47 persen lainnya merasa kurang aman saat harus berbagi jalan di jalan raya.
Selain itu, 34 persen responden mengatakan mendukung program percontohan mobil otonom, dan 36 persen menentangnya. Sedangkan 31 persen sisanya tidak yakin dengan program yang telah digelar di 38 negara bagian ini.
Dari yang menentang program itu, 77 persen mengatakan khawatir akan keselamatan jika harus berbagi jalan dengan kendaraan yang dapat mengemudi sendiri.
Sebanyak 62 persen memiliki kekhawatiran tentang siapa yang akan bertanggung jawab jika terjadi insiden dengan mobil otonom.
Lebih dari setengah responden juga meyakini bahwa masyarakat perlu mengetahui tata cara untuk berperilaku di sekitar kendaraan saat melakukan pengujian mobil otonom.
Berita Terkait
-
Makin Murah, Game AAA Star Wars Ini Diskon hingga 75 Persen di Steam
-
Lansia 71 Tahun Gagal Putar Balik, Honda HRV Tabrak Pejalan Kaki hingga Depot Air di Jakbar!
-
5 Daftar Kota di Dunia yang Paling Nyaman untuk Jalan Kaki 2026, Seoul di Urutan Pertama
-
Laris dengan Ulasan Positif, Game Pragmata Terjual 1 Juta Kopi Usai Rilis
-
IGRS Banyak Celah: Diduga Bocorkan Game AAA, Indonesia Dapat Sorotan Internasional
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli
-
Update Harga BBM SPBU Swasta Terbaru per Akhir Mei 2026, Shell hingga BP-AKR
-
Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Kembali Digelar Hingga Agustus
-
Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh
-
Konflik Timur Tengah Lumpuhkan Ekspor Mobil Toyota dari Jepang Hingga Nyaris Habis
-
Manfaatkan Teknik Defensive Driving saat Perjalanan Libur Panjang
-
Legenda SUV Mitsubishi Pajero Siap Kembali Mengaspal pada 2026 Andalkan Sasis Triton
-
Teknologi Hybrid Jadi Solusi Perjalanan Irit Tanpa Repot Antre Charge
-
Mobil Listrik Ferrari Panen Hujatan Setelah Umumkan Harga Resmi