Suara.com - Siapa bilang motor bebek sekelas Honda Supra tidak bisa tampil ganteng layaknya tunggangannya Marc Marquez.
Ternyata motor bebek bisa lho dipaksa jadi motor balap seperti motor-motor yang ada di MotoGP.
Seperti dilansir dari Paultan.org, bengkel modifikasi Geng Tayar Besar atau GTB yang berasal dari Malaysia mengubah motor bebek Honda Supra GTR menjadi mirip dengan tunggangannya Marc Marquez.
Mereka menggunakan Honda RS150R atau di Indonesia lebih dikenal sebagai Honda Supra GTR 150 dan mengganti bannya dengan ban gambot alias ban gede.
Rudy Norman selaku modifikator GTB mengaku senang mengubah motor bebek kecil menjadi terlihat gambot.
Pada Honda RS150R ini, Rudy memasang bodywork dan grafis ala motor MotoGP Honda tunggangan Marc Marquez dan Pol Espargaro.
Terlihat bodywork baru Honda RS150R punya winglet ala motor MotoGP. Sesuai konsep GTB, Rudy memasang ban yang sangat lebar, mirip ban moge.
Supaya pas, ia pun menyematkan single swing arm copotan Honda VFR800 ke motor bebek ini. Lalu terpasang double disc brake serta suspensi upside down pada area depan.
Sokbreker yang dipakai merupakan sok standar untuk ajang balap motor Malaysian Cup Prix, dan punya banyak settingan.
Baca Juga: Modifikasi Radikal Honda Supra X 125 Siap Off Road di Sawah, Wujudnya Mencengangkan
"Itu tidaklah mudah, kami harus mempertahankan sasis untuk menghindari masalah dengan polisi," ujar Rudy Norman dikutip dari Paultan.org.
Namun dengan tangan terampilnya, ubahannya pun sudah sesuai dengan aturan yang ada di Malaysia.
Modifikasi ini pun bisa dibeli oleh siapapun dan dibuka keran pemesanan untuk modifikasi seperti ini.
Ia menyebutkan kalau modifikasi ini menghabiskan dana kurang lebih 10 ribu hingga 50 ribu Ringgit Malaysia atau setara dengan Rp 34,5juta hingga Rp 172,8 juta. Tertarik untuk menjajalnya?
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim