Suara.com - Rolls-Royce Motor Cars meluncurkan seri Rolls-Royce Landspeed Collection, berbasis Rolls-Royce Wraith Black Badge dan Rolls-Royce Dawn Black Badge. Bertema kesuksesan Kapten George Eyston dan tunggangannya Thunderbolt, yang mengukir kecepatan dahsyat. Demikian dikutip dari rilis resmi sebagaimana diterima Suara.com.
Berdasar sejarah pencapaian rekor kecepatan di darat, Captain George Edward Thomas Eyston MC OBE adalah sosok insinyur mesin asal Britania Raya, inventor, sekaligus pembalap. Ia sukses memecahkan rekor land speed atau kendaraan tercepat di darat tiga kali, di pengujung 1930-an. Sebagai pemasok tenaga jet daratnya, ia menyematkan sepasang mesin aero Rolls-Royce R V12.
Di masa itu, rekor yang dibukukan Kapten George Eyston terakhir (1939) mencapai 575,336 km per jam, dan mampu bertahan 341 hari.
Kini, dua model Rolls-Royce dipersiapkan untuk mengisahkan kembali kesuksesan Thunderbolt Sang Kapten, dalam koleksi Landspeed Wraith and Dawn Black Badge.
Produk Rolls-Royce Landspeed Collection hadir secara global, terbatas 25 unit dari model Rolls-Royce Dawn, serta 35 unit untuk Rolls-Royce Wraith yang semuanya sudah dipesan. Dan kabar seru, untuk Rolls-Royce Landspeed Wraith Black Badge Landspeed Collection, salah satu pesanan datang dari Indonesia.
"Koleksi ini, Wraith dan Dawn Black Badge merayakan semangat kepeloporan seseorang pemberani, Kapten George Eyston. Seorang alumni Universitas Cambridge, pembalap, penemu berbakat dan insinyur jenius. Dia adalah pahlawan sejati dari zaman lampau. Di mana bersama Thunderbolt mengukir rekor yang terlupakan lebih dari 80 tahun," papar
Torsten Muller-Otvos, CEO, Rolls-Royce Motor Cars.
"Bersama Landspeed Collection, kami menghidupkan kembali kenangan akan Kapten Eyston, dengan menceritakan kisahnya yang luar biasa lewat koleksi Rolls-Royce Wraith dan Dawn Landspeed. Secara naratif bisa dijumpai banyak elemen desain halus yang mengingatkan akan pencapaiannya yang luar biasa, dengan visi besar, dan keberaniannya," tukas Torsten Muller-Otvos.
Berikut deskripsi desain dan selling point Rolls-Royce Landspeed Collection:
- Dua model Collection Car ini dihadirkan dalam balutan two-tone finish yang dibuat khusus, memadukan cat Black Diamond Metallic dengan warna Bespoke baru, Bonneville Blue. Warna yang bertransisi di bawah sinar matahari dari biru muda ke perak ini menggambarkan pantulan langit luas di atas Bonneville dan dataran pegunungan garam Silver Island, tempat pengujian Thunderbolt.
- Detail gelap di tengah setir dan jok pengemudi terinspirasi oleh garis trek gelap yang dilakoni Sang Kapten. Sementara celah di Bonneville Salt Flats direproduksi dengan sempurna dalam lapisan kayu dari fasia dan tutup konsol Landspeed Collection.
- Nama "Bonneville" terukir di area dashboard sebagai penghormatan tempat rekor kecepatan darat ketiga dan terakhir Kapten Eyston ditetapkan.
- Wraith Landspeed – Starlight Headliner menandai rasi bintang pada 16 September 1938 ketika rekor ketiga dan terakhir ditetapkan, menggunakan 2.117 bulir tampilan bak bintang, terbuat dari serat optik yang ditempatkan secara individual. Jumlah bulir ini terbesar dalam sejarah pembuatan Rolls-Royce Wraith Starlight Headliner.
Baca Juga: Pesona Arloji Rolls-Royce Boat Tail, Kolaborasi dengan BOVET 1822
Tag
Berita Terkait
-
Ahmad Dhani Ngaku Buaya Darat, Ingat Lagi Ucapan Mulan Jameela Pernah Puluhan Kali Diselingkuhi
-
7 Cara Efektif Meningkatkan Kecepatan WiFi di Rumah, Tanpa Biaya Mahal
-
Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Dinas Bina Marga hingga PU, Bos Taksi Green SM Ditunda Besok
-
Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi
-
Thailand Akan Bangun Terusan Darat Pesaing Selat Malaka, Belajar dari Selat Hormuz
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?