Suara.com - Beberapa waktu lalu dihebohkan dengan sebuah video yang viral di media sosial tentang aparat yang memaksa tukang tambal ban melayani pelanggan secara online.
Awalnya, aparat tersebut sedang melakukan razia karena diberlakukan PPKM Darurat yang berlangsung mulai dari tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021.
Saat melakukan razia, aparat menemukan lapak tukang tambal ban. Ia pun menyuruh ke tukang tambal ban untuk melayani secara online.
Hal ini pun membuat bingung pelapak dan publik bertanya-tanya. Namun jika benar-benar terealisasi, bagaimana cara kerjanya?
Mungkin video yang diunggah oleh akun Instagram @makassar_iinfo ini bisa menjadi gambarannya.
Terlihat seorang pria tengah memperagakan bagaimana tambal ban online direalisasikan.
Dalam video tersebut, terlihat seorang pria berbaju putih tengah memberikan instruksi kepada pemilik motor yang bocor.
"Kayaknya bocor itu mas, coba puter," ujar pria yang berperan sebagai tukang tambal ban.
Pemilik motor yang diduga mengalami ban bocor tersebut lalu mengikuti instruksinya. Namun instruksinya bikin pemilik motor bingung.
Baca Juga: Viral Aksi Ibu-ibu Belanja Sayur Pakai HT, Tukang Auto Nyeletuk Kebingungan
"Coba dikasih air bang, Nanti kalau dikasi air ntar yang bocor keluar anginnya," tambah tukang tambal ban tersebut.
Lalu pemilik motor itu pun langsung menghembuskan angin lewat mulut
Video ini pun viral di media sosial dan mendapatkan respons dari warganet di kolom komentar.
"Ohh ini miskah dibilang tambal ban online," tulis salah seorang warganet.
"Percuma online kalau nggak dibales,"imbuh warganet lain.
"Hahahahhaha ditiup gitu nggak sampai 3 tahun, seabad pun ga kelar," timpal warganet lainnya.
Untuk melihat video selengkapnya, klik DI SINI!
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
-
Ancaman Impor Mobil India Terhadap Nasib Ribuan Buruh Komponen Otomotif Lokal
-
Ganti Baterai Motor Listrik Mahal? Ini Kisaran Biaya dan Cara Merawatnya agar Awet