Suara.com - VinFast, produsen mobil domestik pertama dari Vietnam, telah memulai ekspansi globalnya dengan membuka kantor di Amerika Utara dan Eropa.
Di usianya yang masih muda, pabrikan mobil yang mulai memasuki jalan-jalan Vietnam pada tahun 2019 tersebut kini siap bersaing dengan menuju pintu masuk ke pasar AS.
"VinFast telah mendirikan kantor perwakilan di lima pasar internasional dan akan segera membuka showroom di California," kata pemilik perusahaan Vingroup dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari Carscoops.
VinFast berencana untuk menjual 56.000 kendaraan listrik pada tahun 2022 tetapi karena kekurangan semikonduktor, mereka mengurangi target tersebut menjadi 15.000 kendaraan.
Pembuat mobil Vietnam tersebut bakal resmi mengaaspal di Amerika Utara dan Eropa pada 2022.
“Kami akan pergi ke Amerika Utara – AS, Kanada – dan Eropa pada saat yang bersamaan. Di Eropa, kami akan pergi ke Jerman, Prancis, dan Belanda,” ucap kepala eksekutif Nguyen Thi Van Anh.
VinFast akan diluncurkan dengan skema sewa baterai, yang berarti biaya baterai tidak akan termasuk dalam harga akhir.
Sebagai gantinya, pelanggan akan membayar biaya bulanan untuk baterai yang kira-kira setara konsumen rata-rata untuk bensin.
Ketika kapasitas baterai turun menjadi 70 persen, perusahaan akan menggantinya secara gratis. VinFast juga akan melakukan sebagian besar penjualannya di AS secara online.
Baca Juga: Jaga Kebersihan Mobil Selama PPKM Darurat: Tengok Ruang Mesin, Kolong, dan Kabin
Dalam upaya untuk mengumpulkan dana demi ekspansi, VinFast dikatakan sedang mempertimbangkan public offering perdana di Amerika Serikat atau dapat bergabung dengan Special Purpose Acquisition Company.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Bukan Skutik Biasa, Yamaha Mio M3 Bawa Desain Carbon dan Warna Ngejreng, Segini Harganya
-
Bikin Tetangga Iri Pas Lebaran, Ini 3 Pilihan Motor Sport Seken yang Ramah Buat Pemula
-
Terpopuler: Kopdes Merah Putih Pakai Pikap, Geger Impor Mobil India Rp24 Triliun
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun