Suara.com - Menuju era kendaraan terelektrifikasi, infrastruktur pendukung sepeda motor dan mobil listrik terus dilakukan Pemerintah. Yaitu menghadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU.
Untuk wilayah Jadetabek, beberapa di antaranya terdapat di Serpong, SPBU Fatmawati, serta Pantai Indah Kapuk. Kekinian, ditambah dengan SPBU Lenteng Agung dan MT Haryono.
Untuk kedua SPKLU ini, yaitu berada di Lenteng Agung dan MT Haryono, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menggandeng PT Pertamina (Persero) untuk penyediannya.
Kepala BPPT, Hamma Riza menyatakan bahwa pembangunan ini adalah lanjutan peran BPPT untuk menyediakan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia.
"BPPT dalam inovasi charging station memposisikan clearing technology dengan membangun tiga SPKLU pada 2020 dan pada tahun ini telah menambah dua SPKLU," ujar Hamma Riza dalam launching SPKLU secara virtual, Kamis (5/8/2021).
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati menambahkan, kehadiran SPKLU di SPBU Pertamina ini sebagai upaya menurunkan karbon emisi 30 persen pada 2030.
Pertamina sudah melakukan pengukuran penurunan karbon emisi dalam 10 tahun terakhir, dan telah mencapai penurunan 29 persen karbon emisi untuk periode 2010-2020.
"Untuk itu komitmen transisi energi dijalankan secara serius dan melibatkan program yang sangat masif," tukas Nicke Widyawati.
Tak hanya SPKLU, Nicke Widyawati juga menyatakan Pertamina masuk ke dalam industri kendaraan listrik dengan mengembangkan ekosistem baterai listrik bersama-sama BUMN lainnya.
Baca Juga: Bos Volkswagen Group Berikan Sinyal Bakal Lepas Saham Porsche?
"Kami juga sudah bekerja sama dengan wisata penyewaan motor listrik," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Permudah Mobilitas Kendaraan Listrik, PLN Operasikan 4.655 SPKLU Sepanjang 2025
-
BYD Siapkan Denza B5 PHEV Perkuat Dominasi Pasar Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia
-
Pilihan Mobil Baru Changan Deepal S07 dengan Desain Futuristik di IIMS 2026
-
Suzuki e VITARA Meluncur di Indonesia Jadi Mobil Listrik Pertama dari Suzuki
-
Apakah Mobil Listrik Pakai Oli? 3 Rekomendasi Molis MPV Murah 7 Seater
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Apakah Sunroof Mobil Bisa Bocor? Ini 7 Rekomendasi Mobil SUV Sunroof Murah
-
JETOUR T2 Tampil Tangguh dengan Konsep Modifikasi NOMAD dan Obsidian di IIMS 2026
-
4 Mobil Hybrid Termurah Per Februari 2026: Berani Pinang meski Ada Risiko Mengintai?
-
Intip Skema Cicilan Toyota Veloz Hybrid di IIMS 2026
-
5 Pilihan Mobil Pertama untuk Belajar Nyetir: Body 'Kaleng' Kuat, Sparepart Murah Kalau Nyerempet
-
Terpopuler: 5 Mobil Double Cabin Lebih Murah dari Brio, Harga Daihatsu Ayla Bekas
-
Adu Mobil Bekas Mitsubishi Mirage vs Nissan March, Mending Mana?
-
Harga Mobil Mitsubishi Februari 2026, Mending Xforce atau Xpander Cross?
-
Berapa Km Mobil Bekas Masih Bisa Dianggap Bagus? Ini 5 Rekomendasinya, Harga di Bawah Rp100 Juta
-
Berapa Harga Mobil Ayla Bekas? Mobil Second Rasa Baru