- Suzuki meluncurkan Dzire Hybrid di Filipina dengan mesin 1.2L dan teknologi SHVS yang sangat efisien bahan bakar.
- Kendaraan ini menawarkan fitur keselamatan serta kenyamanan modern yang lebih lengkap dibandingkan Honda Brio RS CVT.
- Harga Suzuki Dzire Hybrid di Filipina diprediksi bersaing ketat dengan Honda Brio di pasar otomotif Indonesia.
Suara.com - Pasar otomotif Asia Tenggara baru saja dihebohkan dengan kehadiran Suzuki Dzire Hybrid yang sudah meluncur di Filipina.
Sedan mungil ini menarik perhatian bukan hanya karena desainnya yang elegan, tetapi juga teknologi hybrid-nya yang menjanjikan efisiensi bahan bakar luar biasa.
Jika mobil ini masuk ke Indonesia, harganya diprediksi akan bersaing ketat dengan penguasa pasar city car, Honda Brio RS CVT.
Teknologi Hybrid vs Mesin Konvensional
Kekuatan utama Suzuki Dzire Hybrid terletak pada mesin Z12E 1.2L 3-silinder generasi terbaru yang dipadukan dengan sistem SHVS (Smart Hybrid Vehicle by Suzuki) 12V.
Sistem ini menggunakan baterai Lithium-ion untuk mengonversi energi kinetik saat deselerasi menjadi energi listrik yang membantu kerja mesin. Hasilnya, efisiensi bahan bakarnya diklaim sangat irit (mencapai angka 29,7 km/liter dalam pengujian tertentu).
Di sisi lain, Honda Brio RS CVT mengandalkan mesin 1.2L i-VTEC 4-silinder yang sudah sangat teruji di Indonesia.
Meskipun belum mengadopsi teknologi hybrid, mesin i-VTEC Honda dikenal tetap efisien untuk penggunaan dalam kota namun tetap bertenaga.
Performa: Siapa Lebih Gesit?
Baca Juga: BYD Siap Invasi Jepang, Punggawa Nissan pun Direkrut
Dalam hal performa di atas kertas, Honda Brio unggul tipis.
- Honda Brio RS CVT: Menghasilkan tenaga maksimal 90 PS dan torsi 110 Nm.
- Suzuki Dzire Hybrid: Menghasilkan tenaga maksimal 81,58 PS dan torsi 111,7 Nm.
Meskipun tenaga Brio lebih besar, Dzire Hybrid menawarkan torsi yang sedikit lebih tinggi pada putaran mesin yang lebih rendah, yang sangat berguna untuk akselerasi "stop-and-go" di perkotaan.
Perbandingan Harga: Benarkah Mirip?
Berdasarkan data kurs saat ini (1 PHP = Rp 286,50), harga Suzuki Dzire Hybrid di Filipina adalah sebagai berikut:
Varian GL CVT: PHP 920.000 atau sekitar Rp 263,5 jutaan.
Varian GLX CVT: PHP 998.000 atau sekitar Rp 285,9 jutaan.
Harga ini sangat mepet dengan Honda Brio RS CVT di Indonesia yang dibanderol Rp 263.100.000 (OTR Jakarta). Dengan harga yang hampir identik untuk varian menengahnya, persaingan keduanya akan sangat sengit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku
-
Strategi Yadea Percepat Kepemilikan Motor Listrik Lewat Skema Kredit di PRJ 2026
-
Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas
-
Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian
-
Daftar Mobil SUV 1500cc 2 Baris Terlaris Sepanjang 2026, Fronx Dikeroyok Duo Honda
-
Datsun Go Solusi Transportasi Merakyat? Kencang, Harga Miring, tapi Begini Catatan dari Pakar
-
Membongkar Fakta MPV Penggerak Roda Depan yang Sering Dianggap Remeh Saat Menanjak
-
Penjualan Toyota GR Supra Justru Melejit saat Produksinya Resmi Dihentikan
-
Tunda Memaksakan Diri Nyicil Vario Evo, Ini 6 Motor Under 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar 2026
-
Ketidakjelasan Insentif Pemerintah Berisiko Hambat Laju Penjualan Mobil Listrik Nasional