Ilustrasi sunroof [Shutterstock]
Suara.com - Sunroof mobil sebenarnya memiliki umur pakai yang panjang. Tapi jika tidak dirawat, bisa muncul masalah. Dan umumnya, biaya perbaikan jika terjadi kerusakan relatif mahal.
Karena itu, langkah membersihkan sunroof bisa coba dilakukan di rumah. Tidak terlalu rumit, namun mesti rutin dan cermat.
Dikutip dari laman Deltalube, untuk melakukan perawatan sunroof, mobil perlu dicuci terlebih dahulu dan dikeringkan. Tujuannya untuk menyingkirkan kotoran, pasir atau debu yang menempel di eksterior mobil.
Setelah itu, silakan simak langkah berikut ini. Tips merawat sunroof mobil di rumah:
- Gunakan lap microfiber untuk mengeringkan body mobil selesai dicuci, juga menjaga ada sisa air yang masuk ketika kaca sunroof dibuka.
- Agar mekanisme buka-tutup kaca sunroof tetap lancar, gunakan vacuum cleaner untuk membersihkan seluruh area sunroof hingga ke sela-sela rel.
- Periksa adakah karat di bagian rel sunroof. Karena karat pada rel sunroof bisa membuat pergerakan mekanisme buka-tutup kaca jadi seret atau tidak mulus.
- Menjaga agar mekanisme rel tetap terlumasi, oleskan gemuk lumas atau cairan penetran secara berkala.
- Jangan memarkir mobil di bawah terik matahari terlampau lama atau sering, karena pelumas rel bisa mengering.
- Cermati pula area jalur pembuangan air di sekitar sunroof. Jika ada kotoran di area itu, segera bersihkan hingga tuntas. Karena jika dibiarkan, berpotensi menyumbat saluran air dan menimbulkan karat pada pelat bodi hingga menimbulkan kebocoran.
- Karena menggunakan material kaca, sunroof juga berpotensi kusam akibat getah pohon, kotoran burung atau serangga. Selain itu, sama seperti kaca mobil yang lain, kaca sunroof juga bisa dihinggapi water spot atau air yang mengering dan meninggalkan sisa kotoran.
- Hindari menggunakan sabun seperti pembersih piring, pakaian atau lantai untuk membersihkan kaca sunroof. Sebaiknya gunakan cairan khusus pembersih kaca. Terutama untuk mengatasi noda membandel.
- Setelah itu, segera keringkan dengan lap microfiber. Jangan biarkan kaca basah dalam waktu lama, karena bisa memicu munculnya water spot baru. Hal ini juga bisa diterapkan setiap sehabis terkena hujan.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
Terkini
-
Viral Insiden CV Joint Lepas L8 Patah di Tengah Sesi Test Drive
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Siapa yang Bisa Dituntut?
-
Harga Mobil Honda Terbaru Februari 2026: Harga BR-V Termurah Berapaan?
-
Harga BBM Pertamina Terbaru Turun per 1 Februari 2026, Pertamax Kini Makin Murah
-
Harga Motor Yamaha Terbaru Februari 2026 Semua Tipe Matic hingga Sport, Termurah Rp17 Jutaan
-
Cara Klaim Asuransi Jasa Raharja, Ini Syarat dan Besaran Santunan
-
BAIC Indonesia Perkuat Eksistensi di Area Jabodetabek Lewat Dealer Harapan Indah Bekasi
-
Gaya Beda Modifikasi Yamaha Grand Filano Hybrid Berkonsep Sporty Racing Ala Jepang
-
Menilik Keunggulan All New SANTA FE SUV Premium Incaran Profesional Muda