- Penjualan BYD Atto 1 melonjak hingga 3.700 unit pada Februari 2026, mengalahkan banyak pesaing.
- Segmen mobil LCGC mengalami penurunan tajam sebesar 21,46 persen di awal tahun 2026 ini.
- Minat konsumen menjelang hari raya mulai bergeser kuat dari mobil konvensional menuju kendaraan elektrifikasi.
Suara.com - Momen menjelang Lebaran biasanya identik dengan tradisi masyarakat berburu kendaraan baru untuk mudik ke kampung halaman. Namun, peta otomotif Tanah Air di awal tahun 2026 ini menunjukkan fenomena yang di luar dugaan.
Segmen LCGC (Low Cost Green Car) yang selama bertahun-tahun nyaman menjadi tulang punggung penjualan nasional, perlahan mulai tergerus dan kehilangan tajinya.
Di sisi lain, tren otomotif rupanya mulai berbelok tajam. Mobil Listrik berdimensi ringkas justru unjuk gigi, dan BYD Atto 1 tampil sebagai bintang baru yang memimpin tren positif elektrifikasi di Indonesia.
Lantas, sebesar apa pergeseran pasar otomotif kita saat ini? Mari kita bedah datanya secara blak-blakan.
BYD Atto 1 Tancap Gas, Salip LCGC di Februari
Berdasarkan data wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer) yang dirilis oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), laju BYD Atto 1 benar-benar sulit dibendung.
Pada bulan Januari 2026, mobil listrik mungil ini berhasil terdistribusi sebanyak 3.361 unit. Hebatnya, angka ini tidak stagnan. Memasuki bulan Februari, penjualannya meroket menjadi 3.700 unit.
Pertumbuhan bulanan (month-to-month) yang mencapai 10% ini adalah sinyal keras. Memang, secara volume gabungan Atto 1 belum menyalip total keseluruhan armada LCGC.
Namun, fakta bahwa satu model mobil listrik mampu mencetak angka 3.700 unit per bulan membuktikan bahwa masyarakat kini tidak ragu lagi beralih ke kendaraan bertenaga baterai yang lebih modern dan hemat biaya operasional.
Baca Juga: Ambisi Chery Dobrak Dominasi Pasar Mobil Listrik Lewat Baterai Solid State yang Belum Teruji Masal
Mari bandingkan dengan performa "mobil sejuta umat" dari segmen LCGC di bulan Februari 2026. Angka penjualan BYD Atto 1 (3.700 unit) sukses mengasapi nama-nama besar!
Tengok saja Toyota Calya yang hanya terdistribusi 3.036 unit, disusul kembarannya Daihatsu Ayla di angka 3.030 unit, dan Toyota Agya yang harus puas dengan 1.180 unit saja.
Rapor Merah Segmen LCGC: Sedang Tidak Baik-Baik Saja
Lalu, bagaimana nasib sang raja City Car, Honda Brio Satya? Secara total akumulasi dua bulan pertama (Januari-Februari 2026), Brio Satya masih unggul dengan total 6.526 unit.
Sayangnya, tren penjualannya sedang menukik. Jika pada bulan Januari Brio Satya mampu terkirim 3.430 unit, di bulan Februari angkanya justru loyo dan turun menjadi 3.096 unit.
Jika ditarik benang merah secara keseluruhan, segmen mobil murah ramah lingkungan (LCGC) memang sedang berdarah-darah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Cara Mengatasi Masalah Baterai Cepat Habis di HP Android, Mudah Dilakukan
-
Viva Milk Cleanser Ada Berapa Macam? Cek Varian dan Fungsi Masing-Masing
-
Pre-Order Samsung Galaxy Fold8 Pakai Kartu Debit BRI, Dapatkan Potongan Hingga Rp4 Juta!
-
Muktamar NU Jadi Momentum Gus Ipul dan Gus Kikin Gaungkan Gerakan "Kembali ke Muasis"
-
Sante' Kaffe FUGO Hotel Banjarmasin Beri Diskon Spesial, Pengguna Brimo Wajib Tahu!
-
Anwar Sadad Mangkir dari Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Hibah Pokmas Jatim
-
Pemerintah Pusat Tolak Wacana Pajak Mobil Listrik DKI, Kemenperin Minta Industri Jangan Dibebani
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat, Gugat Pencekalan di Kasus Dugaan Ijazah Jokowi
-
Timnas Indonesia Bakal Duel Lawan Vietnam, John Herdman: Ujian yang Sangat Berat!
-
Pilot Malaysia Airlines Selundupkan 70 Ribu Ekstasi, PDRM Telusuri Rekaman CCTV KLIA