Suara.com - Mobil Respons Cepat Vaksin Keliling di Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Senin (16/8/2021) telah diluncurkan. Demikian dikutip dari kantor berita Antara.
"Mobil vaksin keliling beroperasi di 22 titik mulai hari ini," jelas Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi setelah acara peluncuran Mobil Respons Cepat Vaksin Keliling di Tugu Pahlawan, Surabaya, Senin (16/8/2021).
Mobil vaksin keliling itu adalah program yang dimotori Polrestabes Surabaya dan didukung Pemkot Surabaya. Setidaknya ada 22 mobil bantuan dari berbagai pemangku kepentingan yang siap digunakan untuk melakukan percepatan vaksinasi di seluruh wilayah Kota Pahlawan.
Disebutkan pula oleh Wali Kota Surabaya, bahwa setiap kendaraan vaksin keliling ini mampu melakukan vaksinasi hingga 500 dosis per hati.
"Kami kumpulkan warga yang akan divaksinasi, per RW, per puskesmas, 500 orang, berganti-ganti," tukasnya.
Dan Pemkot Surabaya bakal menambahkan 10 unit mobil untuk menjangkau lebih banyak wilayah. Totalnya nanti akan menjadi 32 unit mobil.
Kekinian, seperti disebutkan oleh Eri Cahyadi dalam acara streaming bersama Suara.com di YouTube yang berlangsung hari ini, tentang vaksinasi di Kota Surabaya, penerima vaksinasi pertama telah mencapai 70 persen. Sedangkan penerima vaksinasi kedua sampai pada sekitar 50 persen.
Harapannya, dengan kehadiran Mobil Vaksin Keliling maka target bisa tercapai karena platform mobile bisa menjangkau para calon penerima vaksin yang karena satu dan lain hal tidak bisa hadir.
Baca Juga: Perkuat Perlindungan Data, China Pastikan Industri Otomotif Perhatikan Privasi Pengguna
Berita Terkait
-
Karhutla Landa Kawasan Bromo, Empat Hektare Hutan Terbakar
-
Anggaran Pakan Hewan di Kebun Binatang Surabaya Dikorupsi Rp10,2 M, DPR Minta Semua Diperiksa!
-
Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
ITS Ciptakan Traktor Perahu Listrik, Bisa Bajak Sawah 1 Hektare Sekali Cas
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian