Suara.com - Punya peran viral untuk mencegah kecelakaan karena rem blong pada kendaraan, jalur penyelamat lazimnya dibiarkan dalam kondisi steril dari orang-orang agar bisa dipakai dengan aman.
Tapi apa jadinya jika jalur tersebut justru malah dijadikan tempat nongkrong bareng? Seperti yang terlihat pada potret yang satu ini.
Viral di media sosial, sebuah potret yang memperlihatkan suasana sebuah jalur penyelamat, diduga di daerah Subang, Jawa Barat. Potret tersebut diunggah oleh akun Instagram bernama @brorondm, Minggu (29/8/2021).
Pada potret tersebut, terlihat serombongan pemotor yang tengah berkumpul di lajur penyelamat tersebut. Hal ini tentu menyalahi fungsi dari lajur ini dan berbahaya.
Tak heran jika aksi serombongan pemotor ini menuai sederet sindiran pedas, seperti pada beberapa komentar berikut ini.
"Cosplay jadi pin bowling," tulis paj***.
"Auto jadi pin bowling klo ada yang blong rem nya," kata fadhl***.
"Mungkin mereka pikir itu jalanan yg gajadi dibangun," celetuk haika***ky.
Dikutip dari situs Kementrian PUPR, fungsi jalur penyelamat adalah sebagai peredam laju kendaraan kecil maupun besar dengan konturnya sengaja dibuat kasar dan bergelombang dengan tujuan dapat menjebak atau mengunci laju kendaraan saat terjadi masalah rem yang blong atau tidak berfungsi dengan baik.
Baca Juga: Agar Tidak Fatal, Ini Tips Mencegah Kecelakaan Saat Mengendarai Sepeda Motor
Rata-rata ketinggian jalur penyelamatan sekitar enam meter, dengan panjang 20 meter, dan lebar tiga meter, dan terletak di bagian sebelah kiri jalan.
Bagi para pengendara yang melintas juga dilarang untuk sengaja berhenti di lajur tersebut apabila tidak dalam kondisi darurat.
Hal ini juga akan sangat membahayakan dan mengganggu pengendara lain yang mungkin membutuhkan lajur penyelamat tersebut saat situasi darurat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Berapa Harga Sepeda Listrik? Ini 5 Rekomendasi yang Tangguh, Murah dan Awet
-
Torsi Honda New Vario Evo 160 Naik, Kok Suspensi Belakang Dibiarkan Keras?
-
Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif
-
5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
-
Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol
-
BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik
-
Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional
-
Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali
-
Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07
-
Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal