Suara.com - Asuransi Astra, bagian dari Astra International Tbk., yang bergerak di bidang produk asuransi, antara lain asuransi mobil dan perjalanan, menggelar webinar dalam rangkaian Hari Pelanggan Nasional 2021.
Untuk memberikan rasa peace of mind para pelanggan, Asuransi Astra lewat produk asuransi kesehatan karyawan Garda Medika mengajak para peserta arif mengelola kesehatan finansial lewat webinar bertema "Financial Management During Pandemic" bersama pakar pengelola keuangan ternama, Safir Senduk.
"Di kesempatan kali ini, selain sebagai bentuk apresiasi untuk pelanggan kami melalui informasi yang edukatif agar dapat merasakan peace of mind di kala pandemi, webinar juga upaya membantu OJK dalam akselerasi implementasi literasi dan inklusi keuangan," jelas Christoper Pangestu, Chief Marketing Officer – Commercial & Health Business Asuransi Astra, untuk memaparkan tujuan webinar.
Berbincang di webinar ini, Safir Senduk mengungkap bahwa kekayaan seseorang bisa disimak dari investasi yang dimiliki serta cara mengelola cashflow.
Dan kebijakan mengelola perencanaan keuangan dituangkan Safir Senduk dalam tips sebagai berikut:
1. Miliki Dana Darurat
- Dana darurat adalah dana cadangan yang dialokasikan di saat kondisi darurat seperti sedang tidak memiliki pemasukan atau terdapat kejadian mendesak yang tidak terduga.
- Idealnya, jumlah dana darurat ini dapat memenuhi kebutuhan untuk dua hingga tiga bulan berikutnya.
- Melihat sifat dari dana darurat yang diperlukan secara mendadak saat keadaan genting, maka dana darurat ini disarankan disimpan di tempat yang tidak terlalu mudah untuk diambil, sekaligus tidak terlalu sulit dijangkau saat dibutuhkan.
- Penyimpanan dana darurat ini contohnya dapat dilakukan melalui emas ataupun reksadana.
2. Pilih Investasi Tepat
- Tujuan dari investasi umumnya adalah sebagai dana yang diharapkan berkembang dan dialokasikan untuk kebutuhan mendatang.
- Pemilihan instrumen investasi sendiri sebetulnya menyesuaikan kemampuan dari masing-masing pribadi yang biasanya dilihat dari faktor risiko dan pendapatannya.
- Terbagi menjadi tiga macam investasi berdasarkan bentuknya, yaitu investasi real asset, contohnya properti dan emas. Selanjutnya paper asset contohnya reksadana, deposito, dan saham. Terakhir adalah digital asset yang belakangan ini sedang banyak dibicarakan yaitu crypto atau mata uang kripto.
- Di masa pandemi seperti sekarang ini, disarankan untuk memilih investasi yang minim risiko dan pendapatan yang sudah pasti.
3. Miliki Asuransi
- Masa pandemi menjadi masa yang serba tidak dapat diprediksi. Kita harus melakukan manajemen risiko yang baik agar terhindar dari keluarnya biaya yang membengkak.
- Dengan memiliki asuransi, kita dapat menghindari terpakainya dana darurat atau investasi yang sudah dikumpulkan di saat menghadapi situasi genting.
- Seperti payung, tidak menjamin hujan tidak akan turun, tetapi dapat menjamin tidak kehujanan saat hujan turun.
- Selain berkeinginan untuk memberikan proteksi lebih, kita juga perlu untuk mengetahui pelayanan yang diberikan agar dapat merasa tenang dan aman tanpa khawatir berlebih.
Baca Juga: Asuransi Astra Berikan Apresiasi Kepada 2.500 Relawan Nakes Satgas COVID-19
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Asuransi untuk Mobil yang Terendam Banjir agar Aman
-
Mobil Kena Banjir Sumatera? Jangan Panik! Panduan Klaim Asuransi Anti Gagal dari Awal Sampai Bengkel
-
Express Discharge, Layanan Seamless dari Garda Medika Resmi Meluncur: Efisiensi Waktu dan Pembayaran
-
Telkomsel Bagikan Grand Prize SIMPATI HOKI Rayakan Hari Pelanggan Nasional: 13 Unit BYD Dolphin
-
Peringati Hari Pelanggan Nasional, Direksi BRI Sapa Langsung Nasabah di Beberapa Daerah
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Mimpi Mobil Murah Buyar? Ini Alasan Harga LCGC Kini Tembus Rp200 Juta
-
Bosan Mobil Jepang? Ini 9 Mobil Eropa dan Amerika Bekas Mulai 80 Jutaan, Produksi 2015 ke Atas!
-
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
-
5 Bedanya Sleeper Bus vs Eksekutif, Modal Rp100 Ribuan Lebih Worth It Mana?
-
5 Rekomendasi Motor Matic yang Enak Buat Touring dan Irit Bahan Bakar
-
5 Jenis Pelat Nomor Kendaraan Listrik, Apa Bedanya Lis Biru pada Pelat Putih dan Hijau?
-
5 Mobil Keluarga Kecil dengan Harga Rp100 Jutaan, Cocok buat Keluarga Baru
-
Kawasaki ZX-25R Wajib Waspada? Penantang Baru Hadir dengan Fitur 'Sultan'
-
Sempat Laris, Mobil Listrik Xiaomi SU7 Ultra Kini Hilang Pamor, Publik Tak Lagi FOMO?
-
Bagaimana Cara Menghindari Pajak Progresif Setelah Menjual Kendaraan?