Suara.com - Tesla telah disebutkan dalam gugatan yang diajukan tujuh bulan setelah kecelakaan yang diklaim telah melukai lima petugas polisi di Splendora, Montgomery County, Texas.
Dilansir dari Carscoops, para petugas, melalui Firma Hukum Buzbee dan PC Muery & Ferrell, menuduh bahwa Tesla belum berbuat cukup untuk mengatasi kelemahan mendasar dalam sistem bantuan pengemudi canggih "Autopilot".
Gugatan tersebut menyatakan bahwa lima petugas terluka saat mereka melakukan penggeledahan narkoba di kendaraan yang mereka hentikan di sisi Eastex Freeway dan mengklaim bahwa semuanya terluka parah.
“Karena cacat desain dan manufaktur yang diketahui Tesla, kegagalan Tesla untuk secara memadai memperingatkan cacat tersebut, dan keengganan Tesla untuk mengakui atau memperbaiki cacat tersebut, autopilot dan fitur keselamatan sistem Tesla gagal mendeteksi mobil petugas atau berfungsi di cara untuk menghindari atau memperingatkan bahaya dan kecelakaan berikutnya,” tulis pengacara dalam gugatan itu.
Seorang pengacara yang mewakili petugas, Tony Buzbee, mengatakan bahwa kecelakaan seperti ini telah terjadi di seluruh negeri. Memang, polisi Florida baru-baru ini merilis rekaman kecelakaan serupa yang terjadi pada akhir Agustus.
“Setelah penelitian, apa yang kami temukan adalah, ini terjadi di seluruh negeri," Buzbee mengatakan kepada KPRC 2 News Houston.
“Bahkan, pemerintah baru-baru ini, berbicara tentang dalam 30-60 hari terakhir, telah meminta Tesla untuk menyerahkan informasi mengenai setiap kecelakaan yang terjadi yang melibatkan Tesla secara autopilot yang juga melibatkan petugas polisi.”
Tesla dilaporkan telah menambahkan kemampuan untuk mengenali dan memperlambat lampu kendaraan darurat tetapi sedang diselidiki oleh otoritas federal untuk keamanan fitur autopilot-nya. Yang lain mengklaim bahwa sistem itu menyesatkan konsumen.
“Anda mungkin pernah melihat bahwa Elon Musk dan Tesla dengan bangga memuji Tesla dengan autopilot lebih aman daripada pengemudi sehari-hari Anda, bahwa Tesla dengan autopilot memiliki lebih sedikit kecelakaan daripada sebaliknya. Tetapi apa yang kami pelajari adalah bahwa informasi ini menyesatkan,” lanjut Buzbee.
Baca Juga: Tunggu Putusan Wali Kota Bontang, Opsional Sewa Mobil Dinas atau Beri Tunjangan Ditawarkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan