Suara.com - Pernah mengalami putaran mesin mobil naik-turun saat AC dinyalakan? Tentu saja kondisi ini mengganggu aktivitas berkendara.
Kondisi ini bisa dirunut penyebabnya, setelah sebelumnya mendalami cara kerja sistem pendingin ruangan di mobil.
Berdasarkan sistem kerjanya, seperti dikutip dari Deltalube, komponen pendingin AC mengandalkan arus listrik yang dihasilkan mesin.
Saat AC dinyalakan atau switch on, listrik yang dihasilkan oleh mesin diambil untuk memutar kompresor AC agar di kabin tercipta udara sejuk. Otomatis putaran mesin menjadi turun karena terbebani AC.
Hal itu bisa diantisipasi dengan komponen bernama idle-up, sehingga putaran mesin bisa meningkat sampai normal.
Semisal putaran mesin saat idle menunjukkan 900 rpm dengan kondisi AC mati, maka saat AC aktif idle-up menaikkan putaran mesin menjadi 1.200 rpm. Jika idle-up tidak berfungsi putaran mesin turun dari 900 rpm.
Komponen lain yang bisa membuat naik-turun putaran mesin adalah kotornya katup gas atau throttle body.
Throttle body mengatur buka tutup katup udara yang masuk ke ruang bakar. Karena udara tidak bersih yang masuk dari filter udara, throttle body menjadi kotor dan bekerja tidak maksimal.
Penyebab lainnya adalah sirkulasi freon pada kompresor AC yang tidak lancar. Prinsip kerjanya: semakin panjang jalur sirkulasi freon, semakin besar juga beban yang diberikan. Jika tidak lancar, putaran mesin tidak stabil pun terjadi.
Baca Juga: Rolls-Royce Kenalkan Mobil Listrik Murni Spectre, Siap Produksi 2023
Untuk mengetahuinya bisa dilakukan lewat pengukuran tekanan yang dihasilkan kompresor AC menggunakan alat bernama manifold gauge.
Kondisi normalnya pada tekanan rendah 15 – 30 psi, sedangkan pada tekanan tinggi antara 160 – 250 psi. Untuk pemeriksaan ini, mobil perlu dibawa ke bengkel spesialis AC.
Berita Terkait
-
Benarkah Mematikan AC Mobil saat Tanjakan Bisa Tambah Tenaga Mesin? Ini Fakta Teknisnya!
-
5 Parfum Mobil Terbaik Tidak Merusak AC, Bukan Wangi Jeruk Tapi Bebas Bau Rokok
-
4 Pilihan Mobil Bekas dengan AC Paling Dingin, Harga Mulai Rp50 Jutaan
-
Ini Faktor Utama Baterai Mobil Listrik Cepat Habis: Bukan Geber AC di Musim Panas!
-
5 Mobil Bekas Murah Tapi AC Dingin dan Mesin Enak Buat Harian
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Hyundai Stargazer Cartenz Vs Kia Carens Mending Mana? Ini Perbandingannya
-
5 Mobil Murah Anti-Limbung Gak Bikin Mual Pas Perjalanan Mudik Lintas Pulau
-
Toyota Calya 1 Liter Berapa KM? Ini Konsumsi BBM, Harga Baru vs Bekas Bak Langit dan Bumi
-
5 Mobil Murah dengan Fitur Keyless: Ringan di Kantong dan Anti-Dicolong
-
Heboh Pencurian Model Baru, Kenali Fungsi ID Tag Motor Keyless
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Rp50 Jutaan untuk Mudik Lebaran 2026
-
Investigasi Kecelakaan Mobil Listrik Temukan Fakta Pintu Gagal Terbuka Saat Darurat
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas 7 Seater untuk Mudik yang Bisa Lewati Berbagai Medan
-
Mobil Bekas Tak Segera Balik Nama, Ini Risiko yang Mengintai Pemilik Baru
-
Persiapan Lebaran 2026, 4 Rahasia Cari Aman Naik Motor di Tengah Hujan Badai