Bukan hanya di Indonesia, pajak kendaraan berbasiskan emisi gas buang telah diterapkan di banyak negara sejak lama. Perpajakan mobil penumpang berbasis CO2 sudah mapan di seluruh Uni Eropa. Sebanyak 24 negara anggota Uni Eropa saat ini memungut pajak mobil sebagian atau seluruhnya berdasarkan emisi CO2 dan/atau konsumsi bahan bakar kendaraan.
Semua itu bertujuan untuk mengurangi emisi gas buang CO2 yang bisa merusak lingkungan, selain juga untuk mendorong terciptanya mobilitas bersih. PPnBM emisi bisa menjadi jembatan sebelum menuju era mobil listrik yang belakangan semakin gencar dikembangkan di berbagai belahan dunia.
Pengurangan emisi CO2 tidak akan berhasil dengan optimal apabila tidak didukung dengan pengembangan mobil listrik dan kendaraan berbahan bakar alternatif yang ramah lingkungan, termasuk kendaraan hidrogen (fuel cell). Pengembangan mobil listrik dampaknya sangat besar karena alat transportasi tidak dapat dipisahkan dengan mobilitas manusia.
Untuk mencapai kondisi yang diinginkan dalam Grand Desain Strategi Energi, pemerintah Indonesia menargetkan pada 2030 sudah beroperasi 2 juta unit mobil listrik dan 13 juga unit sepeda motor listrik.
Para pelaku usaha juga sudah menyampaikan komitmennya terkait penyediaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai sebanyak 19 ribu unit kendaraan roda empat pada 2025 dan 750 ribu unit kendaraan roda dua. Dan, itu berpotensi menurunkan emisi gas rumah kaca sebanyak 283 ribu ton CO2-e.
Beberapa pabrikan otomotif dan baterai juga sudah menginvestasikan dananya untuk membangun pabrik baterai mobil di Indonesia dengan nilai puluhan triliun rupiah. Indonesia sebagai salah satu negara penghasil nikel terbesar cukup menarik bagi investor dalam pengembangan baterai mobil listrik.
Nikel yang selama ini banyak diekspor dalam bentuk bahan mentah, apabila diolah menjadi sel baterai nilai ekonominya bisa berlipat dan ini menjadi nilai tambah.
Dalam mendorong berkembangnya mobil listrik di dalam negeri, pemerintah juga telah menerbitkan Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2021 yang berlaku pada 16 Oktober 2021. Melalui peraturan itu, pemerintah memberikan insentif bebas PPnBM bagi mobil listrik baru.
Jadi, pemberlakuan PPnBM emisi sangatlah tepat bagi Indonesia sebagai "pemanasan" menuju era mobilitas bersih yang ditandai dengan terjadi pergeseran dari penggunaan mobil berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik berbasis baterai yang menghasilkan nol emisi gas buang.
Baca Juga: Renault Twingo Urban Night Limited Edition, Hadir dalam Versi Mobil Listrik dan ICE
Berita Terkait
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia
-
Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan
-
Keberlanjutan Jadi Fokus, Transportasi Mulai Beralih ke Kendaraan Listrik
-
GAC Aion KS Tubun Hadirkan Fasilitas Istirahat Driver Online dan Gratis Pengisian Daya
-
Rugi Triliunan Gara-Gara Mobil Listrik Honda Pilih Main Aman Lewat Teknologi Hybrid
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia
-
Wapres Gibran Rakabuming Gunakan Motor Listrik saat Lakukan Kunjungan di Tanah Papua
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia
-
AHM Diduga Luncurkan Honda Vario 160 Anyar Besok
-
Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek
-
Apa Bedanya eMotor Tyranno vs Tyranno X? Ini Detail Perbandingan Spesifikasi dan Harganya
-
Harga Mirip Vario, Garansi Baterai Polytron Fox 350 vs United TX3000 vs eMotor Sprinto Mending Mana?
-
Chery Q Gebrak Pasar Mobil Listrik Kompak dengan 20 Fitur ADAS Hingga Kamera Kolong
-
TVS Kantongi Predikat Manufaktur Ramah Lingkungan