Suara.com - Bos Volkswagen AG, Herbert Diess menyebutkan telah menelepon CEO Tesla, Elon Musk untuk membahas apa yang membedakan Tesla dari para pesaingnya. Kesempatan ini berlangsung dalam sebuah pertemuan internal perusahaan yang digelar secara virtual.
Diess dan Musk adalah teman dan telah mengakui kekaguman mereka satu sama lain di masa lalu. Bahkan, Musk pernah mencoba merekrut Diess sebagai CEO Tesla yang baru.
Diess berbicara dengan Musk melalui panggilan video selama acara, dan disaksikan 200 eksekutif Volkswagen. Hal ini sengaja dilakukan Diess untuk untuk mempercepat transisi perusahaan menuju kendaraan serba listrik.
Dalam kesempatan itu, Diess bertanya kepada Musk mengapa Tesla lebih gesit daripada pesaingnya?
"Ini gaya manajemen. Saya seorang insinyur, selain mobil, saya juga tertarik dengan rantai pasokan, logistik, dan proses produksi," jawab Musk, seperti dikutip dari Carscoops.
Untuk memberikan contoh kepada para eksekutif Volkswagen betapa gesitnya Tesla, Diess menggunakan contoh bagaimana pabrikan mobil listrik atau Electric Vehicle (EV) hanya membutuhkan dua hingga tiga minggu untuk menulis ulang perangkat lunak yang memungkinkannya Tesla bebas dari ketergantungan chip semikonduktor yang tengah terjadi.
Masalah utama yang dibahas selama acara ini adalah cara Volkswagen dalam mengubah fasilitas di pabrik Wolfsburg untuk bersaing dengan Gigafactory baru Tesla di Jerman.
"Senang bertemu dengan rekan kerja secara langsung dan mendiskusikan bagaimana kami mengubah Volkswagen Group secepat mungkin," tulis Diess dalam posting LinkedIn setelah acara.
Sebelumnya Diess memperingatkan bahwa Volkswagen bisa kehilangan hingga 30.000 pekerjaan jika transisi ke kendaraan listrik berjalan terlalu lambat.
Baca Juga: Undang Industri Baterai Mobil Listrik ke Indonesia, Meninves Kunjungi Volkswagen
Berita Terkait
-
BYD Berhasil Jadi Raja Mobil Listrik Baru Geser Dominasi Tesla dan BMW
-
Menjadi Dewasa Tanpa Panduan: Proses Hidup Belajar dari Kesalahan Sendiri
-
Belajar Bukan Sekadar Sekolah: Cara Perempuan Kembangkan Diri di Era Modern
-
Hardiknas dan Perempuan: Antara Kesempatan Belajar dan Realita Sosial
-
Volkswagen Pangkas Kapasitas Produksi Satu Juta Unit Akibat Laba Anjlok
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Favorit Ibu Rumah Tangga, Motor Pesaing Honda ADV 160 dan CB150X
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?