Suara.com - Microsleep merupakan salah satu penyebab dari maraknya kecelakaan pada pengguna kendaraan.
Hal ini terjadi karena seseorang merasakan keletihan atau mengantuk, menyebabkannya sejenak tertidur walaupun cuma beberapa detik.
Dilansir dari Very Well Health, tidur yang tak terkontrol ini bisa menimbulkan bahaya bagi pengendara di mana selama periode tidur singkat ini, kendaraan bisa melaju tak terarah dan rawan menimbulkan tabrakan.
Microsleep bisa ditanggulangi jika tanda-tandanya dikenali. Tanda-tanda tersebut antara lain seperti kurangnya konsentrasi, kendaraan yang sejenak melenceng dari jalur, kepala terombang-ambing, dan hilangnya kontrol otot secara singkat.
Hal ini rentan terjadi pada orang yang kurang tidur. Sehingga jika Anda hendak berpergian jarak jauh, pastikan Anda sudah cukup istirahat dan tubuh Anda fit.
Microsleep juga bisa terjadi pada seseorang dengan kendala kesehatan, seperti sleep apnea, narcolepsy dan masih banyak lagi.
Selain itu, microsleep juga bisa disebabkan kebiasaan buruk saat tidur, seperti tidur dibarengi dengan TV yang menyala, sambil mendengar musik dan semacamnya.
Sehingga, jika Anda sering mengalami microsleep, pastikan Anda tidur pada ruangan sunyi tanpa distraksi, plus jangan lupa untuk mematikan lampu.
Jadi jika Anda mulai merasa lelah di jalan dan sulit berkonsentrasi, pastikan untuk mencari tempat menepi dan sejenak istirahat hingga rasa kantuk pergi.
Baca Juga: Polda Jatim: Penyidikan Kasus Kecelakaan Mobil Vanessa Angel Libatkan Ahli
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
BRI Jadi Penggerak KUR Perumahan, Pemerintah Beri Apresiasi untuk Program 3 Juta Rumah
-
Mayoritas Depot Air Minum Isi Ulang Tak Kantongi Sertifikat Layak, Bahkan Tercemar E-Coli
-
Synology DP5200 Hadirkan AI dan Skalabilitas Tinggi untuk Tantang Dominasi Sistem Tape Tradisional
-
Modifikasi Yamaha XSR 155 Bergaya Jubei Yagyu Milik Ladies Biker yang Curi Perhatian
-
IHSG Mulai Terbang Pada Rabu Pagi, Masih Bergerak ke Level 6.100
-
BPR BKK Jateng Buka Akses Kredit bagi Calon PMI ke Korea Selatan, Peluang Kerja Tak Lagi Terhambat
-
Resmi Latih Italia, Roberto Mancini Dibuat Frustasi oleh Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia
-
Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret
-
Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun
-
BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming