Suara.com - Membuka jendela mobil, baik sisi depan maupun bagian belakang sangat tidak dianjurkan ketika mobil sedang melaju dalam kecepatan tinggi. Alasan keselamatan menjadi hal yang mendasari anjuran ini.
Sebab dengan terbukanya kabin, temrasuk jendela, maka potensi insiden besar kemungkinan bisa terjadi. Terlebih jika yang terbuka adalah jendela di bagian belakang dan ada penumpang anak kecil.
Anggota badan yang keluar melalui jendela yang terbuka tentu akan sangat berbahaya. Terlebih jika penumpang anak kecil minim pengawasan.
Selain itu ada juga potensi benda asing yang masuk ke kabin jika melakukan aksi buka jendela, seperti kerikil maupun obyek asing dan berbahaya lainnya.
Jadi sebaiknya jangan pernah membuka jendela mobil yang tengah melaju cepat tanpa keperluan tertentu. Ada lagi dampak dan potensi lain yang bisa didera mobil yang membuka jendela saat kecepatan tinggi.
Secara aerodinamika, seperti dikutip Auto2000, mobil yang sedang melesat akan lebih baik jika semua kacanya dalam kondisi tertutup. Kaca yang terbuka tentunya mengganggu gaya aerodinamika dari mobil yang sedang berjalan cepat melawan angin dari arah depan.
Selalu tutup jendela agar tingkat aerodinamika mobil saat melesat semakin baik. Hal lain yang merugikan kita saat membuka jendela adalah tidak maksimalnya sistem penyejuk kabin.
Dengan kondisi AC menyala namun malah buka jendela mobil tentu kerjanya tidak akan maksimal. Penumpang dan pengemudi pun jadi tidak merasakan hawa sejuk.
Dampak terakhir yang bisa terjadi adalah kenyamanan yang jauh berkurang. Dalam kecepatan tinggi dengan buka jendela tentu akan sulit berbicara di dalam mobil. Hal ini dikarenakan suara bising di luar masuk ke kabin.
Baca Juga: Bio Smart and Safe Bus, Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Dunia Industri Otomotif
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Murah dengan Opsen yang Nggak Bikin Perih, Pikap Agrinas Tuai Kritik
-
5 Mobil dengan Pajak Murah, Bensin Irit, dan Opsen Nggak Bikin Perih
-
Rektor Paramadina Kritik Rencana Impor 105.000 Pikap: Deindustrialisasi Terselubung
-
Alasan Agrinas Pilih Impor 105 Ribu Pick Up India Ketimbang Produk Lokal
-
Pilih Mobil Hybrid atau Plugin Hybrid? Cek Perbandingannya di Sini
-
Ukuran Mobil Avanza Berapa? Pastikan Muat di Garasi, Segini Harganya Jelang Musim Mudik Lebaran
-
Geely EX2 Catatkan Ribuan Pemesanan di IIMS 2026
-
Ganti Oli Motor Matic Berapa Bulan Sekali? Ini 5 Rekomendasi Pelumas Ciamik
-
Mau Jual Mobil Bekas di Mana? 5 Rekomendasi Situs untuk Jual Mobil
-
GAC Indonesia Kantongi Ribuan SPK di IIMS 2026, AION UT Jadi Primadona