Suara.com - PT Solar Panel Indonesia (PT SPI) ikut berpameran di Indonesia Electric Motor Show atau IEMS 2021 yang berlokasi di Puspitek, Serpong, Tangerang Selatan, Banten pada 24 –26 November 2021. Acara ini diinisiasi Badan Riset dan Inovasi Nasonal (BRIN).
Dikutip dari kantor berita Antara, dalam pameran IEMS 2021, Gerobak Listrik atau Gelis yang diproduksi PT SPI menghadirkan lima unit kendaraan elektrifikasi andalan mereka.
Yaitu All-New Gelis Cargo warna biru, Gelis 300 pickup warna merah, Gelis Mini Jeep warna kuning dan hijau, dan All-New Gelis Pickup warna putih untuk test ride.
Sany Yoedo, Deputy Marketing Director PT Solar Panel Indonesia di Jakarta, Kamis (25/11/2021) mengungkapkan bahwa pameran IEMS 2021 menjadi ajang untuk sosialisasi kepada publik tentang berbagai keuntungan dari kendaraan listrik.
Sementara kehadiran Gelis sendiri menyasar para pelaku pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar kembali bangkit dari pandemi COVID-19. Sebagai kendaraan listrik roda tiga, Gelis (gerobak listrik) cocok untuk bisnis yang dilakukan UMKM.
Sebagai catatan, PT Solar Panel Indonesia telah membangun pabrik di wilayah Cikeas, Jawa Barat pada 2020 dengan kapasitas produksi mencapai 2.000 unit per tahun.
Hal ini untuk mendukung ekspansi ke seluruh wilayah Indonesia. Perusahaan juga memiliki 12 diler yang tersebar di wilayah Indonesia seperti di Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, Yogyakarta, Batam, sampai di Pulau Bali.
IEMS 2021 untuk kali kedua ini diinisiasi oleh BRIN dan didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian ESDM, Kementerian Perhubungan, Dewan Energi nasional (DEN), dan pihak lainnya.
Berbeda dengan ajang IEMS 2019, BRIN beradaptasi dan berinovasi dengan kondisi pandemi COVID-19 melalui pemanfaatan teknologi digital dengan konsep ekshibisi hybrid dan seminar.
Baca Juga: Dukung Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik, Gelis Berpartisipasi di IEMS 2021
Berita Terkait
-
Mengapa Muka Air Danau Toba Terus Menurun? BRIN Ungkap Biang Kerok Sebenarnya
-
Tak Lagi Jadi Sampah, Bagaimana Peneliti BRIN Sulap Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Ramah Lingkungan?
-
Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?
-
Kerusakan Habitat Ancam Jahe Endemik Pulau Jawa, Bagaimana Penelitian DNA Bantu Menyelamatkannya?
-
Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih
-
Tega! Penjaga Sekolah di Bintan Peras 10 Siswa SD, Uangnya Dipakai Buat Judi Online
-
Mitchell Baker Cetak Hattrick di Laga Debut, John Herdman Singgung Jasa Prabowo
-
Waktu untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.613.000/Gram
-
Menikmati Perjalanan: Alasan Aku Berhenti Mengarungi Kemacetan Sendirian
-
Serangan AS Ditunda, Harga Minyak Mentah Anjlok
-
UMKM Berbasis Ekonomi Sirkular Makin Dilirik, Limbah Disulap Jadi Sumber Cuan
-
IHSG Masih Loyo di Awal Perdagangan Selasa, Pantau Saham Bank
-
Premi Asuransi Kesehatan Terancam Naik? Ini Penjelasan Resmi OJK
-
Dari Takut ke Terbiasa: Perjalananku Mengenal TransJakarta