Suara.com - Mobile Laboratorium Polymerase Chain Reaction Test Kementerian Dalam Negeri tiba di halaman Gedung Daerah Riau, pada Sabtu (4/12/2021).
Adapun fasilitas yang dimiliki kendaraan kategori commercial vehicle ini diselaraskan kebutuhan. Yaitu tersedia ruang pemeriksaan swab, ruang specimen, ruang amplifikasi, dan ruang genset.
Dikutip dari kantor berita Antara, Gubernur Riau H Syamsuar melakukan tes swab PCR perdana pada Senin (6/12/2021). Setelah itu ada 24 pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau dan pejabat mengikuti kegiatan ini.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, dr Yohanes di Pekanbaru, mengatakan bahwa mobil bantuan Kemendagri itu dalam satu kali proses mampu memeriksa 24 sampel tes swab PCR. Kemudian, hasilnya bisa diketahui lebih cepat yaitu setelah 1 jam 30 menit.
"Operasional mobil Laboratorium PCR akan dilakukan secara mobile di kabupaten dan kota yang belum memiliki Laboratorium PCR. Selain itu, untuk daerah yang mengalami lonjakan kasus COVID-19," jelas dr Yohanes.
Bagi masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan, dr Yohanes menyebutkan syarat agar mereka memiliki kartu identitas dan surat keterangan dari Puskesmas.
Sebelumnya Kepala Biro Umum Kementerian Dalam Negeri, Heru Cahyono menyampaikan bahwa hadirnya mobil laboratorium PCR ini diharapkan bisa membantu pemeriksaan sample swab di daerah, khususnya di daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia.
"Mobil ini telah ditempatkan di Kalimantan Barat dan Riau. Hasil pemeriksaannya lebih cepat. Semoga kehadiran mobil PCR ini bisa membantu pemeriksaan sample swab di daerah, khususnya di perbatasan negara tetangga," papar Heru Cahyono.
Baca Juga: Garda Oto Peroleh Tiga Penghargaan, Buktikan Mutu Pelayanan yang Konsisten
Berita Terkait
-
Kemendagri Beri Insentif Rp3 Miliar untuk Pemda Berprestasi di Papua
-
Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV