Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) merupakan aset bangsa yang dipersiapkan menjadi calon pemimpin pemerintahan di masa depan. Mereka akan ditugaskan ke berbagai daerah sebagai bagian dari proses membangun wawasan kebangsaan dan memperkuat kapasitas kepemimpinan.
Hal tersebut disampaikan Mendagri usai Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Tahun 2026 di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).
Mendagri berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang berkenan hadir dan melantik sebanyak 1.204 Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII. Sebelumnya, para lulusan telah diwisuda sebagai Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan pada Minggu (26/7/2026).
"Acara pelantikan tadi yang dilaksanakan oleh Bapak Presiden adalah melantik mereka dari semula yang statusnya belum Calon Pegawai Negeri Sipil menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil," ujar Mendagri.
Menurut Mendagri, kualitas lulusan tahun ini menjadi cerminan bahwa proses rekrutmen dan pembinaan di IPDN berjalan relatif baik. Ia mengaku merasa lega karena para peraih prestasi terbaik berasal dari latar belakang keluarga sederhana.
Selain itu, terpilihnya anak-anak berprestasi dari keluarga sederhana menunjukkan bahwa proses belajar mengajar di IPDN berlangsung relatif cukup baik. Hal ini menandakan bahwa praktik pendidikan jauh dari suap-menyuap.
"Ini membahagiakan saya tentunya sebagai atasan dari IPDN ini, lembaga pendidikan ini. Dan ini IPDN ini lembaga yang sudah sangat lama ya, well established, ada S1-nya, ada S2, S3," ungkapnya.
Lebih lanjut, Mendagri menjelaskan, para Pamong Praja Muda akan segera ditempatkan di berbagai wilayah Indonesia. Ia mengatakan, penempatan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII juga menyasar daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Dengan demikian, mereka akan menambah kekuatan sebagai generasi muda yang inspiratif.
"Saya berusaha sedapat mungkin kalau anak-anak ini sedapat mungkin sebetulnya enggak [dulu] kembali ke daerahnya. Supaya dia mengalami Indonesia, mengetahui Indonesia," jelasnya.
Baca Juga: Mendagri Tito Wisuda 1.404 Praja IPDN, Siap Jadi ASN Profesional dan Berintegritas
Mendagri juga mengaitkan pentingnya peran generasi muda tersebut dengan prediksi berbagai pihak mengenai potensi Indonesia menjadi negara maju pada 2045.
"Mereka sebetulnya yang nanti akan mengawaki ke depan untuk menuju Indonesia Emas. Kita hanya mengantarkan dan mempersiapkannya," jelasnya.***
Berita Terkait
-
Wamendagri Bima Arya Dorong Tiga Langkah Perkuat Ketahanan Pangan di Daerah
-
Mendagri Tito Wisuda 1.404 Praja IPDN, Siap Jadi ASN Profesional dan Berintegritas
-
Kemendagri dan KPK Perkuat Kolaborasi Cegah Korupsi di Daerah, Siapkan Pembekalan di 10 Wilayah
-
Mendagri: Bantuan Lima Ambulans dari Korpri Percepat Pemulihan Daerah Terdampak Bencana di Sumatera
-
Mendagri Tegaskan Komitmen Integrasikan Data Kemendagri ke Satu Data Indonesia
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Pamong Praja Muda XXXIII IPDN Akan Disebar ke Seluruh Indonesia, Mendagri: Calon Pemimpin Masa Depan
-
Elegan! Ini 7 Rekomendasi Merk Handuk yang Cocok Jadi Souvenir dan Hampers
-
Usai Aksi Warga, Wali Kota Solo Perintahkan Pemeriksaan SCMPP dan Dampak Lingkungan Putri Cempo
-
Piala Presiden 2026: Shin Tae-yong Senyum Lebar, Persija Imbangi Port FC Usai Tertinggal Dua Gol
-
Koalisi Masyarakat Sipil Peringatkan Bahaya Dominasi Militer, Sebut Demokrasi dan HAM Terancam
-
Waktu untuk Tidak Menikah dan Alasan yang Menyertainya
-
Maling Rp1,2 Miliar di Kalideres Tertangkap, Hasil Kejahatan Tinggal Rp200 Juta
-
Doli Golkar Pertanyakan OTT Kepala Daerah Tiap Pekan: Ada Skenario Parade Korupsi?
-
Akselerasi Layanan Zero Down Time di GIIAS 2026, Mitsubishi Fuso: Roda Bisnis Harus Terus Berputar
-
Bidik World Athletics Label, PB PASI Puji PLN Electric Run 2026