Suara.com - Toyota dikabarkan bekerja sama dengan Suzuki dan Daihatsu untuk mengembangkan mobil sport mid-engine baru yang akan memulai debutnya pada 2025.
Dalam kerja sama ini, sebagaimana dikutip dari Paultan, perusahaan disebut akan membangun mobil yang ditenagai mesin 1.0L. Di mana mesin akan dikembangkan oleh Suzuki.
Sedangkan secara pemasaran, mobil ini nantinya bisa dipasarkan di bawah ketiga merek yang terlibat dalam beberapa perubahan sebagai pembeda.
Seperti diketahui, Toyota adalah perusahaan induk dari Daihatsu, dan keduanya telah lama berbagi model melalui produk kembar yang dihasilkan. Sementara itu, Toyota juga telah mengumumkan kesepakatan aliansi baru dengan Suzuki pada 2019.
Kemitraan ini telah menghasilkan berbagai model rebadged termasuk Toyota Rumion dari Suzuki Ertiga.
Dengan kesepakatan yang terjalin, kolaborasi untuk mengembangkan mobil baru di bawah tiga perusahaan otomotif ini sangat dimungkinkan demi meminimalkan biaya produksi.
Sebelumnya, Presiden Toyota Akio Toyoda pernah mengungkapkan keinginannya menghadirkan kembali "Tiga Bersaudara", yaitu trio merek mobil sport 90-an di era modern.
Istilah itu mengacu pada Supra, Celica dan MR2. Yang mana Supra dan Celica masih terus dikembangkan lewat produk baru seperti GR Supra dan GR 86.
Dengan demikian tinggal MR2, menjadi satu-satunya model yang belum memiliki generasi penerus.
Baca Juga: Viral Nama Kendaraan yang Dipakai untuk Merek Rokok, Ini Dia Daftarnya
Meski belum ada pengumuman resmi dari perusahaan, bukan tidak mungkin kolaborasi ini akan kembali membangkitkan MR2 dalam semangat membangkitkan kembali model "Tiga Bersaudara".
Berita Terkait
-
Gaya Mewah Pelat Palsu: Sopir Alphard yang Cekcok dengan Satpam Kena Tilang
-
Strategi Bos Baru Toyota Dongkrak Laba Lewat Efisiensi dan Teknologi AI
-
Solusi Anti Pegal Saat Macet Pakai Fitur Canggih Daihatsu Rocky Hybrid
-
Strategi Toyota Indonesia Cetak SDM Unggul Lewat Rahasia Produksi Genba dan Kaizen
-
Ambisi BMW dan Toyota Selamatkan Mesin Bensin Dari Kepunahan Lewat Teknologi Bahan Bakar Terbarukan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Skema Ponzi Berbaju Syariah? Bongkar Modus Penipuan yang Mengelabui Investor Muslim
-
BGN Sapu Bersih Dapur MBG Bermasalah, 833 Ditutup dan Ratusan Pegawai Dipecat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Jangan Asal Congkel, Ini 6 Cara Membersihkan Bunga Es di Freezer Secara Efektif
-
Disdik Padang Soal Siswi SD Meninggal: Tidak Ada Indikasi Perundungan
-
Usai Purbaya, Giliran Mendagri Peringatkan Jakarta soal Obligasi Daerah
-
Peran 7 Tersangka Bentrok Menteng: Dari Rusak Gerobak hingga Aksi Pengeroyokan Maut
-
Red Bull Power Race Hadir di Indonesia, 24 Atlet Berebut Tiket ke Bangkok
-
Misteri Sutrimo Tewas di Depan Klinik, Polisi Minta Keluarga Lapor Jika Ada Kejanggalan
-
Belajar dari Pemilu: Kualitas Calon Pemimpin Tak Boleh Jadi Kompromi