Suara.com - PT Hyundai Motor Indonesia (HMID) optimistis mobil SUV kompak terbarunya, Hyundai Creta, yang diproduksi secara lokal di Cikarang, Jawa Barat, bisa mendapatkan insentif Pajak Penjualan Atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah atau relaksasi PPnBM DPT jika insentif tersebut diperpanjang.
"Saya belum bisa ungkap di sini (kepastiannya), karena aturan dari pemerintah juga belum jelas. Tapi kami optimistis Creta bisa dapat insentif PPnBM," kata Chief Operating Officer PT HMID, Makmur, Jumat (15/1/2022).
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI saat ini tengah mengusahakan perpanjangan insentif PPnBM DTP untuk pembelian mobil baru, pun dengan berbagai syaratnya.
Beberapa syarat yang diberikan Kemenperin di antaranya mobil dengan harga di bawah Rp 250 juta dan mobil juga harus memenuhi kandungan lokal sebanyak 80 persen dan menggunakan mesin 1.500cc.
Sebelumnya, Kemenperin juga mengusulkan mobil dengan harga di bawah Rp 240 juta masuk ke dalam kategori mobil rakyat. Kategori ini juga mensyaratkan kandungan lokal sebesar 80 persen.
Di sisi lain, Hyundai Creta rakitan lokal di pabrik Hyundai di Cikarang, Jawa Barat, siap didistribusikan kepada pelanggan mulai Februari 2022. Adapun Hyundai juga segera melakukan produksi massal kendaraan ini pada 17 Januari ini.
Dengan dirakitnya Hyundai Creta di Indonesia, diharapkan kandungan lokal dari SUV kompak ini bisa menyentuh angka minimal 80 persen.
Hyundai Creta dibanderol mulai di bawah harga Rp 300 juta. Namun, belum ada yang berada di bawah angka Rp 250 juta atau yang dimasukkan oleh pemerintah sebagai kategori mobil rakyat.
Berikut daftar harga Hyundai Creta per Januari 2022:
Baca Juga: Dari Deltamas Cikarang, Hyundai Creta Hasil Perakitan Lokal Didistribusikan Mulai Februari 2022
Hyundai CRETA Active MT 6-speed: Rp279 juta
Hyundai CRETA Trend MT 6-speed: Rp299 juta
Hyundai CRETA Trend IVT: Rp319 juta
Hyundai CRETA Style IVT: Rp359 juta
Hyundai CRETA Prime IVT: Rp397,5 juta
Hyundai CRETA Prime IVT Two Tone Roof: Rp399 juta. [Antara]
Berita Terkait
-
Hyundai Beri Penjelasan Masih Pasarkan Stargazer Model Lama Meski Ada Model Baru
-
Tampil Lebih Elegan New Hyundai Creta Alpha Kini Gunakan Panoramic Sunroof
-
Naksir Hyundai Creta Bekas? Angkut di 2026, Simak Dulu Pajak dan Harganya
-
Hyundai Creta King Limited Edition Hadir Serba Hitam Sebagai Perayaan Satu Dekade
-
Hyundai Catat 3.017 Pemesanan di GIIAS 2025, Stargazer Cartenz Jadi Favorit
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
6 Mobil Diesel Paling Awet untuk Jangka Panjang, Bandel dan Minim Rewel
-
Penjualan LCGC Turun, Honda Nilai Kenaikan Harga BBM Bisa Jadi Peluang Baru
-
7 Cara Menghemat BBM Motor Matic untuk Aktivitas Harian yang Lebih Irit
-
Lamborghini Coret Rencana Supercar Listrik Demi Kembangkan Penantang Ferrari
-
Changan Deepal S07 SUV Listrik Mewah dengan Teknologi Canggih dan Harga Kompetitif
-
Pulang Mudik Lebaran? Segera Cek 4 Bagian Vital Mobil Ini Biar Mesin Tetap Awet
-
Apa Saja yang Perlu Disiapkan sebelum Beli Mobil Listrik Bekas?
-
Bos Baru Honda Klaim Siapkan Portofolio Produk yang Lebih Terarah untuk Pasar Indonesia
-
Inovasi Mobil Niaga Listrik Siap Ramaikan Pameran Giicomvec 2026 di Jakarta
-
Imbas Krisis, Volkswagen Berencana Ubah Pabrik Mobil Jadi Pembuat Iron Dome