Suara.com - Aliran modifikasi motor yang ada di Indonesia tak kalah beragam dengan aliran modifikasi mobil. Bahkan pada beberapa daerah, memiliki aliran khas yang unik. Seperti misalnya aliran herex, yang pertama kali muncul di area Madiun. Tapi apa arti motor herex ini? Apakah ada ciri khususnya?
Sebenarnya jika dilihat secara sekilas, mungkin Anda akan langsung teringat dengan model modifikasi Thailook atau modifikasi drag race. Namun demikian, ada satu hal yang jadi pembeda utama dari modifikasi herex ini.
Apa Arti Motor Herex?
Ungkapan atau istilah motor herex mengacu pada jenis modifikasi yang dilakukan sekelompok orang, yang kemudian menjadi aliran modifikasi tersendiri. Awalnya, aliran ini populer dikalangan masyarakat Madiun, di segmen balap jalanan.
Tampilan utama yang bisa dilihat adalah memiliki body yang ramping dan sangat hemat, penggunaan ukuran ban yang kecil sehingga tampak makin gesit, stang jepit atau stang acerbis, hingga membuat tampilan shock depan lebih panjang dengan bantuan peninggi.
Tentu saja, tampilan ini dibuat sedemikian rupa agar motor memiliki manuver yang gesit serta kecepatan tinggi, sehingga bisa digunakan untuk beradu cepat baik di lintasan atau di jalanan dalam acara balap liar.
Tak Hanya Tampilan, tapi Sampai ke Performa Mesin
Semua tampilan yang ditonjolkan ini semata adalah untuk mengurangi beban pada kendaraan yang dimiliki. Motor dengan beban yang ringan memungkinkan capaian kecepatan tinggi dalam waktu singkat, sehingga dapat diadu dengan motor lainnya.
Motor seperti ini sering digunakan untuk keperluan balapan liar. Meski demikian, tentu saja kami sangat tidak merekomendasikan hal ini dilakukan karena memiliki resiko yang sangat tinggi. Jadi jika Anda ingin memacu kendaraan, Anda sebaiknya mendaftar pada balapan resmi atau menggunakan lintasan yang memiliki regulasi jelas.
Baca Juga: Banyak Merek Baru Asal China, Perusahaan Pembiayaan Tegaskan Komitmennya
Meski demikian, modifikasi motor herex ini tak selalu berarti merupakan motor untuk balapan. Beberapa diantaranya sekedar menyukai look-nya saja, sehingga turut memodifikasi motor agar terlihat seperti motor herex.
Itu tadi, sedikit pemahaman mengenai apa arti motor herex yang belakangan naik daun di dunia modifikasi Indonesia. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk Anda, dan selamat menjalankan hari Anda kembali.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Berita soal motor listrik Yadea, tips merawat ban mobil, dan varian baru BYD Atto 1 menjadi artikel
-
Hadirkan Varian Baru, BYD Atto 1 Pertahankan Predikat Mobil Listrik Murah
-
Yadea Siapkan Peluncuran Motor Listrik Jarak Jauh untuk Pasar Indonesia
-
Tantangan Efisiensi Logistik dan Cara Isuzu Pangkas Konsumsi BBM Truk Hingga Jutaan Rupiah
-
Eksplorasi Gerbang Pulau Sumatera Bersama MAXI Tour Boemi Nusantara
-
Rahasia Bikin Ban Mobil Tetap Awet dengan Teknik Rotasi dan Spooring yang Tepat
-
Fenomena Yamaha Tmax Tetap Jadi Buruan Walau Seharga Innova Reborn
-
Tips Hadapi Macet Tanjakan Saat Libur Panjang Gunakan Suzuki Grand Vitara
-
Apakah Hari Ini Ada Ganjil Genap? Ini Aturan Tanggal 14-17 Mei 2026
-
Yogyakarta Jadi Saksi, Indomobil eMotor Jawab Keraguan Harga Hingga Baterai yang Tembus 140 Km