Suara.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dan Kementerian Perhubungan mewujudkan komitmen bebas Odol atau over dimension dan overloading 2023 dari Banyuwangi, Jawa Timur.
Komitmen itu ditandai dengan memotong kendaraan dump truk over dimensi dengan las api di Waduk Sidodadi Glenmore oleh Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol. Aan Suhanan bersama Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setyadi.
"Tentu kami dari Korlantas Polri sangat memberikan dukungan dan apresiasi karena kami bersama Kemenhub sudah mulai merealisasikan 2023 bebas Odol," kata Aan Suhanan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.
Aan Suhanan mengapresiasi kegiatan ini yang sangat positif karena inisiatif dari para pengemudi. Aan menegaskan bahwa pihaknya akan mulai merealisasikan 2023 bebas Odol melalui berbagai kegiatan rutin yang akan ditingkatkan
"Kami akan sosialisasikan terus sampai tanggal 9 ke depan. Kami juga akan melakukan penegakan hukum pendampingan kepada Kemenhub dan juga sebaliknya," ujarnya.
Sementara itu, Budi Setyadi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif dari operator kendaraan berat. Maka, pihaknya sangat mengapresiasi kesadaran para pengusaha kendaraan angkutan barang.
"Biasanya inisiasi kami yang ambil. Akan tetapi, hari ini khusus di Banyuwangi, yang berinisiatif adalah operator. Artinya, teman-teman ini ingin menyesuaikan dimensi kendaraan truk sesuai dengan regulasi pemerintah," kata Budi.
Di tempat yang sama, Ketua Asosiasi Pilot Project Indonesia Jaenuri mengaku hal ini untuk memberikan keamanan dan kenyamanan para awak kendaraan. Selain itu, agar tidak menjadi penyebab masalah lalu lintas di jalan.
"Selain mengikuti aturan dari pemerintah, ini juga untuk menjaga kenyamanan dan keamanan sopir," ujar Jaenuri. [Antara]
Baca Juga: Aturan Direvisi, PPLN Wisata Kini Boleh Melalui Bandara Soetta
Berita Terkait
-
Kursi Prioritas Bukan Hadiah, Stasiun Cikoko Bukti Integrasi Itu Mungkin
-
Kenapa Pindah ke Transportasi Umum Itu Investasi Buat Bumi?
-
Lawan Perubahan Iklim: 87 Persen Emisi dari Transportasi Darat dan Urgensi Angkutan Massal
-
Lebih dari Sekadar Perjalanan, Ini Pelajaran Berharga dari Naik Transportasi Umum
-
Transportasi Darat Sumbang 87 Persen emisi, Bagaimana Kemenhub Percepat Dekarbonisasi?
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK
-
Investor Banyak Jual Saham, IHSG Akhirnya Terkoreksi Setelah 10 Hari Menguat
-
11 Malam Perang AS-Iran Bikin Harga Minyak Dunia Terus Melonjak
-
BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi
-
MRT Jakarta Fase 2A Tembus 61,8%, Uji Coba HI-Monas Dibidik 2027
-
Membaca Jadi Privilese Mewah: Mengapa Harga Buku Makin Tak Terjangkau?
-
Prabowo Resmi Tunjuk Kuntadi Jadi Jampidsus, Gantikan Febrie Adriansyah
-
Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI hingga Tewas di Kelapa Dua Bertambah Jadi 7 Orang
-
KPAI Sebut Rumah, Sekolah, dan Ruang Digital Masih Jadi Tempat Rawan bagi Anak
-
Keponakan Prabowo Berikan Syarat Pembelian Dolar AS di Atas US$10.000