Suara.com - Chief Executive Officer (CEO) Volkswagen Group, Herbert Diess mengatakan bahwa perusahaan akan terus melakukan pengurangan produksi akibat krisis cip atau semikonduktor.
Diess mengatakan kekurangan suku cadang di kantor pusat terus menimbulkan tantangan, meskipun ia mencatat bahwa Volkswagen telah menghadirkan solusi untuk mengatasinya.
"Pabrik Wolfsburg sangat terpukul oleh situasi semikonduktor. Oleh karena itu, penyesuaian kapasitas sangat diperlukan, termasuk dalam jangka menengah," kata Diess.
Lebih lanjut, Diess mengklaim, seluruh staf pabrik VW di Wolfsburg telah mengidentifikasi 150 alternatif teknologi untuk menggantikan semikonduktor yang hilang.
"Kami melihat peluang untuk lebih meningkatkan produksi, terutama di paruh kedua tahun ini," ungkap Diess.
Sebagai informasi, pabrik Volkswagen di Wolfsburg memang sangat terpukul tahun lalu. Pasalnya perusahaan hanya mampu memproduksi sebanyak 330.000 unit kendaraan.
Sementara kepala pemimpin buruh Daniela Cavallo mengatakan pabrik Wolfsburg diperkirakan akan memproduksi sekitar 570.000 kendaraan tahun ini.
Sebelumnya pada pekan ini VW mengatakan bahwa pihaknya memperkirakan bahwa kelangkaan cip baru akan mereda pada akhir 2022. Adapun kelangkaan semikonduktor terjadi sejak 2022 akibat pandemi Covid-19.
Berita Terkait
-
BYD Berhasil Jadi Raja Mobil Listrik Baru Geser Dominasi Tesla dan BMW
-
Volkswagen Pangkas Kapasitas Produksi Satu Juta Unit Akibat Laba Anjlok
-
Volkswagen Golf GTI Rayakan Perjalanan 50 Tahun Sang Legenda Hot Hatch Dunia
-
5 Mobil Bekas Brand Eropa Terawet tapi Murah, Kisaran Rp50 Jutaan Dapat BMW hingga Mercy
-
Imbas Krisis, Volkswagen Berencana Ubah Pabrik Mobil Jadi Pembuat Iron Dome
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125