Suara.com - Produsen Avanza maupun Xpander sama-sama mengklaim mobil keluaran mereka irit bahan bakar. Apakah klaim tersebut terbukti? Kira-kira bagaimana konsumsi BBM Avanza vs Xpander? Mana yang lebih hemat?
Avanza menjadi kendaraan pilihan keluarga Indonesia karena hemat bahan bakar.
Sejak tahun 2003 Avanza selalu menawarkan pilihan mesin yang beragam di antaranya mesin berkapasitas 1.300 cc dan 1.500 cc.
Hal tersebut membuat Avanza mampu bersaing dengan rivalnya meski desainnya tak banyak berubah semenjak pertama kali diperkenalkan kepeda konsumen.
Kondisi ini menguntungkan produsen Avanza, pasalnya konsumen tak melulu mendambakan mesin yang besar melainkan tingkat efisiensi bahan bakar turut menjadi perrhatian utama.
Avanza dengan kapasitas 1.3000 cc dilengkapi 4 silinder dan dual VVT-i sehingga mampu menghasilkan tenaga 95,1 Hp dengan torsi 12,3 Nm.
Sedangkan pada kapasitas 1.500 cc, Avanza ditenagai dengan mesin 1.496 cc 4 silinder dengan VVT-i dan menghasilkan tenaga kisaran 102 HP.
Tak hanya Avanza, Xpander pun disebut-sebut irit bahan bakar sehingga bisa menekan emisi karbon. Hal tersebut diutarakan Head of Training Section MMKSI Arif Dwiyanto.
Menurutnya, New Xpander kini dibekali dengan EGR (Exhaust Gas Recirculatuion). EGR merupakan komponen yang berperan menekan emisi karbon yang dihasilkan sehingga Xpander lebih irit bahan bakar.
Baca Juga: Ini Daftar 5 Mobil Terlaris Sepanjang Januari 2022
New Xpander masih menggunakan mesin MIVEC DOHC 16 Valve 1.5 namun transmisi baru yakni Continously Variable Transmission (CVT) membuat pembakaran Xpander terbaru lebih efisien.
Berikut perbandingan konsumsi BBM Avanza vs Xpander
Avanza dengan tipe 1.3 memiliki konsumsi BBM di kisaran 8 hingga 10 km/liter untuk penggunaan di dalam kota sedangkan Avanza 1.5 memiliki konsumsi BBM di kisaran 11,5 km/liter.
Angka-angka tersebut memang beragam namun rata-rata konsumsi bensin Avanza 1.3 untuk penggunaan dalam kota berkisar antara 8 km/liter sampai 10 km/liter.
Sementara itu untuk penggunaan di rute luar kota atau jalan tol perbandingan konsumsi bahan bakarnya antara 13 km/liter sampai 15 km/liter.
Untuk Avanza terbaru tipe 1.5, penggunaan BBM dalam kota berkisar di angka sekitar 15 km/liter, lalu luar kota sekitar 18-an km/liter.
Menurut berbagai sumber konsumsi BBM Xpander utuk rute dalam kota dengan kecepatan rata-rata 22 km/jam, angka konsumsi BBM Xpander sekitar 12 km/liter. Sedangkan untuk rute tol-nya, Xpander bertransmisi CVT mencatatkan angka konsumsi BBM sekitar 18 km/liter.
Demikian informasi mengenai perbandingan konsumsi BBM Avanza ve Xpander yang menarik untuk diketahuim
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia