Suara.com - "Kalau hari ini (Jumat) beruntung, Minggu pasti beruntung, sementara satu hari di antaranya (Sabtu) rugi. Jadi selang-seling, antara free practice, free practice dan qualy, lalu race day. Beruntung, rugi, beruntung. Atau rugi, beruntung, rugi," ungkap Joan Mir dalam acara Meet & Greet Suzuki Ecstar Team, sehari lalu (18/3/2022) di JM Resort Kuta Mandalika, Lombok.
"Maaf, itu sekadar bercanda," lanjut lelaki kelahiran 1 September 1997 ini disambung tawa kecil.
Sesudahnya ia menggambarkan bahwa ajang balap MotoGP tak ubahnya seperti roller-coaster.
"Kadang posisi kita di atas, kadang di bawah, terkadang baik-baik saja, terkadang tidak. Namun saya tentunya ingin memberikan yang terbaik, utamanya dalam bertarung membawa nama Suzuki lebih tinggi. Karena pada akhirnya kita adalah satu tim menuju kemenangan," ungkap Joan Mir reflektif, saat ditanya tentang peluang di race day MotoGP Mandalika 2022.
"Saya tentu berharap yang terbaik. Bicara soal trek Sirkuit Mandalika, kondisinya sekarang sudah berbeda dibandingkan saat pramusim," lanjut pemilik nama lengkap Joan Mir Mayrata ini.
Menurutnya, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan dalam balapan. Seperti segi pengembangan teknis bisa berlangsung cepat, kadang lambat. Demikian pula pilihan ban yang tahun ini dikurangi.
Seluruh faktor tadi menjadi tantangan bagi manufaktur dan pembalap.
"Namun hari ini saya akan lebih kompetitif," tandas Joan Mir yang menempati posisi grid ke-18 untuk balapan di Sirkuit Mandalika (20/3/2022) dengan qualification time 1:31,875 sedangkan rekannya satu tim, Alex Rins berada di grid ke-8 dengan catatan waktu 1:31,582.
Adapun tikungan yang menjadi favoritnya di Sirkuit Mandalika adalah tikungan ke-16.
Baca Juga: Area Berlumpur Sebabkan Bus Kepater Warnai Aktivitas Penonton MotoGP Mandalika 2022
"Karakternya sangat berbeda dibandingkan tikungan lainnya. Titik ini melibatkan sudut pengereman, tikungan panjang, mesti pakai gir pertama, dan bisa ditaklukkan dengan cantik dalam kecepatan tinggi," urainya.
Selamat bertarung di Sirkuit Mandalika Joan Mir, juga buat rekan satu tim, Alex Rins.
Berita Terkait
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Sprint Race GP Ceko 2026: Bersikap Kasar, Marco Bezzecchi Dilarang Tampil!
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia