Suara.com - Seiring jarak tempuh pemakaian, pasti terdapat komponen mobil yang mulai aus karena penggunaan yang terus-menerus. Salah satunya adalah aus yang terjadi pada bagian yang berhubungan dengan setir mobil.
Oleh karena itu bagian setir dan kaki-kaki mobil yang aus tidak boleh dianggap remeh. Salah satu yang kerap terjadi saat bagian ini mulai aus adalah setir mobil menjadi tidak lurus.
Apa penyebab setir mobil menjadi tidak lurus, berikut beberapa penyebabnya, seperti dikutip dari Auto2000:
Kondisi Jalan yang Rusak
Saat berkendara, tidak dapat dipungkiri ada banyak medan yang kondisinya sudah sangat buruk. Kendaraan yang melaju pada jalan seperti ini bisa membuat bagian rack steer aus.
Rack steer sendiri adalah suatu komponen penting yang menghubungkan setir dengan bagian kaki-kaki mobil. Ketika rack steer aus, setir mobil bisa sangat sulit untuk dikendalikan menjadi lurus.
Tidak Mengerem saat Diperlukan
Berhubungan dengan poin sebelumnya, rack steer bisa aus ketika mobil terus melaju kencang saat ada lubang. Padahal yang seharusnya dilakukan adalah mengerem agar mobil melaju pelan saat melewati jalanan yang berlubang.
Tidak hanya rack steer yang akan aus saat Anda terus menerobos jalan berlubang, bagian mesin lainnya juga bisa aus, bahkan rusak.
Baca Juga: Ini Daftar Komponen Mobil yang Berisiko Rusak Bila Terkena Debu Vulkanik
Jarang Spooring
Setir mobil yang tidak lurus bisa diakibatkan karena jarang membawa ke bengkel resmi untuk melakukan servis. Saat mobil diservis, semua bagian pasti akan dicek, termasuk bagian kaki-kaki mobil. Tetapi jika tidak membawanya ke bengkel, kaki-kaki mobil yang harusnya dispooring justru jadi tidak terawat dan akan sangat berbahaya saat berkendara.
Spooring sendiri berarti proses penyesuaian ulang roda-roda mobil, agar kembali ke pengaturan pabrik. Hal ini dilakukan untuk mengembalikan sudut-sudut roda yang mulai berubah akibat pemakaian yang sering.
Berkurangnya Cairan pada Power Steering
Power steering adalah sistem yang berguna membantu dalam membelokkan setir dengan nyaman dan mudah. Untuk melakukan hal ini, power steering memerlukan cairan yang akan memberikan tekanan pada piston dalam rack dan pinion. Ketika cairan berkurang, maka tekanan yang diberikan juga akan semakin berkurang atau melemah. Akibatnya setir mobil jadi tidak bisa lurus setelah dibelokkan.
Menggunakan Suku Cadang Palsu
Berita Terkait
-
7 Komponen Mobil yang Harus Dicek sebelum Berangkat Liburan Akhir Tahun
-
3 Komponen Mobil yang Rawan Berkarat usai Terobos Banjir, Jangan Disepelekan
-
Setir Mobil Terasa Berat? Biang Keladinya Ternyata Bukan di Kemudi tapi....
-
Setir Ngeyel? Ini Dia Solusi Jitu untuk Setir Mobil yang Tidak Stabil!
-
Awas! Jalan Berlubang Bisa Bikin Ban Pecah dan Knalpot Bocor, Cek 5 Komponen Ini
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Daihatsu Feroza Berapa CC? Segini Harganya di 2025, Masih Gagah Buat Retro Style!
-
6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
-
Pilih Mana? Ini Perbedaan Harga, Spesifikasi, dan Fitur Mitsubishi Xpander vs Xpander Cross 2026!
-
Diskon Opsen Turun, Harga LCGG Daihatsu Berpotensi Naik Hingga Rp 8 Juta
-
Lebih Murah dari M6 dan Cloud EV, Harga Mobil Listrik Polytron Mulai Berapa?
-
Jajaran Mobil Listrik yang Meluncur di IIMS 2026, Dari SUV Sampai Mobil Perkotaan
-
Rexco Tawarkan Solusi Perawatan Kendaraan untuk Mobil Listrik di IIMS 2026
-
Spesifikasi dan Harga Motor Listrik Polytron, Mulai Rp11 Jutaan
-
Suzuki XBee Mobil Berdimensi Mini yang Curi Perhatian dengan Teknologi Mild Hybrid
-
Buat Keluarga Mending Xenia apa Luxio? Intip Harga Mobil Daihatsu Terbaru Februari 2026