Suara.com - Mazda mengumumkan untuk menangguhkan produksi dua pabrik di Jepang selama dua hari pada 4-5 April karena gangguan dalam pasokan suku cadang mobil.
Dalam hal ini dua pabrik perakitan Mazda di Hofu, Prefektur Yamaguchi, sebelumnya dimanfaatkan untuk membangun model kompak dan subkompak.
Pada 2021, jalur perakitan mulai digunakan untuk mengakomodasi produksi CX-5 dan Mazda6.
Sementara fasilitas pabrik di Hiroshima, diketahui merupakan jalur peraktian untuk memproduksi model CX-30, CX-5, CX-8, CX-9MX-30 dan MX-5.
Melansir Automotivenews, Minggu (27/3/2022), penangguhan produksi sementara yang dilakukan oleh Mazda tentunya bukan tanpa alasan.
Lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di China menjadi salah satu faktor penyebab terganggunya pasokan komponen yang dibutuhkan perusahaan.
Mazda sendiri tidak menyebutkan berapa banyak produksi kendaraan yang akan terpengaruh oleh penangguhan pabrik perakitan mereka di prefektur Hiroshima dan Yamaguchi.
Seperti diketahui, keterlambatan pasokan suku cadang akibat krisis chip semikonduktor belum selesai.
Bahkan, disebut-sebut jadi makin serius bagi kelangsungan industri otomotif dunia.
Baca Juga: 3 Jenis Sparepart Mobil Menurut Kualitasnya, Kenali Biar Tak Terkecoh
Beberapa pabrikan pun harus melakukan penundaan pengiriman unit produksinya lataran ketiadaan suku cadang yang dibutuhkan.
Sebelumnya, peluncuran produk terbaru Mazda CX-5 dan CX-30 harus tertunda sampai 4 bulan akibat kelangkaan pasokan semikonduktor.
Mazda sendiri tidak menyebutkan akan berapa banyak produksi kendaraan yang akan terpengaruh oleh penangguhan pabrik perakitan mereka di prefektur Hiroshima dan Yamaguchi.
Berita Terkait
-
Mazda CX-60 dan CX-80 Akan Masuk Indonesia Mulai 2022
-
Kuartal Ketiga, Astra Mengalami Peningkatan Penjualan Mobil 79 Persen, dan Motor 26 Persen
-
Mazda Hentikan Produksi CX-3 untuk Pasar Eropa
-
ICE- Dipercaya Jadi Kaca Film Mazda di Indonesia
-
Program Eksklusif dari Piaggio Indonesia, Jamin Suku Cadang Orisinal
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
7 Mobil Listrik Super Fast Charging, Isi Baterai Cuma 18 Menit Bisa Tempuh Jarak Jauh
-
Jadwal Astra Honda Dream Cup 2026: Hadir di 3 Kota Besar, Vario 160 Masuk Lintasan
-
Insentif Mobil Listrik Dikaji Ulang, Hyundai Berharap Ada Benefit Lebih
-
Dominasi Mobil Murah dan Kendaraan Niaga Jadi Bukti Masyarakat Masih Cari Kendaraan Fungsional
-
Intip Harga Daihatsu Gran Max Terbaru, Calon Mobil Sejuta Umat Tembus 900 Ribu Unit
-
Isuzu dan Toyota Kolaborasi Kembangkan Truk Bertenaga Hidrogen Sasar Sektor Logistik
-
WR155 vs CRF150L Lebih Murah Mana? Tengok Daftar Harga Motor Trail 150cc
-
Hyundai Pinjamkan Mobil Listrik Gratis saat Mobil Dalam Perbaikan di Bengkel Resmi
-
Inikah Calon Yamaha MX King Baru? Bodi Berotot dan Suspensi Kokoh
-
Biaya Bulanan dan 5 Tahunan Polytron Fox 350 Sewa Baterai vs Kepemilikan Penuh, Gapnya Diluar Dugaan