Suara.com - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) telah membuka keran ekspor pertamanya ke Australia, melalui produk Toyota Fortuner.
Seperti diketahui, Toyota saat ini sedang mengembangkan Innova Hybrid Electric Vehicle (HEV) yang diproduksi langsung di pabrik Karawang, Jawa Barat.
Ke depan apakah Innova HEV akan menjadi produk Toyota kedua yang dikirim ke negeri Kangguru?
Menanggapi hal ini, Direktur Administrasi TMMIN, Bob Azam menegaskan, khusus untuk Australia, Toyota akan konsentrasi di model pertama dulu.
"Karena ini ekspor perdana kita harus konsentrasi kualitas, pengiriman, itu yang pertama untuk mendapatkan kepercayaan dealer dan konsumen yang ada di Australia," ujar Bob Azam, dalam sesi media gathering yang digelar secara virtual, baru-baru ini.
Terkait HEV, Bob menambahkan, kemarin konsepnya sudah ditampilkan untuk model Innova versi full listrik (BEV).
Selain aspek teknikal mengenai baterai, juga pengaruh suhu terhadap full baterai juga harus dipertimbangkan.
Intinya memproduksi produk juga harus ada permintaan. Saat ini demand BEV masih sangat spesifik.
Kemungkinan munculnya nanti dari fleet bisnis, dengan adanya model konsep studi Innova BEV, Toyota ingin memahami mengenai bisnis BEV yang ada di Indonesia secara keseluruhan.
"Jadi kami masih melakukan studi mengenai marketnya seperti apa. Baru kita akan bicara pengembangan, dan produksinya. Ini aspeknya cukup luas, termasuk aftermarketnya seperti apa," ungkap Bob.
Seperti diketahui, TMMIN telah melakukan ekspor perdana ke Australia dengan mengapalkan sebanyak 600 unit Toyota Fortuner.
Toyota Fortuner yang di ekspor ke Australia ini pun sudah memiliki kandungan lokal sebanyak sebesar 75 persen.
Adapun ekspor TMMIN pada 2021 sebanyak 119.000 unit kendaraan atau memiliki porsi 40 persen dari total ekspor otomotif Indonesia.
Berita Terkait
-
Toyota Agya Kena Nasib Apes Saat di Tempat Cuci Mobil, Gagal Kinclong Malah Nyungsep
-
The Best 5 Oto: Target 1.000 Unit Mitsubishi Xpander di IIMS Hybrid 2022, Toyota Indonesia Proyeksikan Ekspor Mobil Naik
-
Harga Toyota Fortuner 2022 Lengkap dengan Spesifikasinya, Cocok untuk Berlebaran?
-
Jelang Lebaran 2022, Toyota Tawarkan Promo Khusus Perawatan Mobil
-
PT TMMIN Perkirakan Toyota Tahun Ini Mengalami Kenaikan Ekspor 50 Persen Dibandingkan 2021
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Canggih, Lampu Kabin Mobil Hyundai Bisa Musnahkan Bakteri: Begini Cara Kerjanya
-
Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden
-
Alasan Yamaha Gear Ultima Cocok Jadi Teman Mobilitas Harian, Irit Bahan Bakar dan Bagasi Luas
-
5 Motor Honda yang Namanya Mirip Mobil, Kebetulan atau Sengaja?
-
Skutik Terlaris New Honda BeAT Makin Mewah Lewat Sentuhan Desain Premium
-
Cara Praktis Percantik Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Lewat Produk Diton
-
Spesifikasi Yamaha R7: Motor yang akan Dipakai di Moto3 Mulai 2028
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium