Suara.com - BMW sedang melakukan investigasi berat ke ranah mesin mobil listrik dan yakin bahwa dominasi Tesla atas pasar kendaraan listrik sudah berakhir.
Dilansir dari Carscoops, tahun ini BMW berniat untuk menjual 200.000 EV (kendaraan elektrik), dua kali lipat jumlah yang dikirim tahun lalu, sebagai bagian dari rencana untuk elektrifikasi 50 persen dari kendaraan pada tahun 2030.
Berbicara dengan Auto News di sebuah acara pers di New York, kepala penjualan BMW Group Pieter Nota mengakui bahwa Tesla memiliki nilai jual yang unik untuk beberapa waktu lalu. Tetapi ia juga mengatakan bahwa keunikan itu sudah berakhir.
Data pendaftaran di AS mengungkapkan bahwa BMW perlu menanggapi ancaman Tesla dan perlu melakukannya dengan cepat.
Tesla dan BMW menjadi pemain kuat untuk 2022 dengan 71.250 pendaftaran kendaraan baru dalam dua bulan pertama tahun ini dibandingkan dengan 54.210 pendaftaran untuk BMW.
Untuk membantunya menyaingi Tesla, BMW telah meluncurkan i4 dan iX secara lokal tahun ini dan akan segera juga merilis i7. Pada tahun 2023, jajaran EV BMW akan tumbuh lebih jauh dengan diperkenalkannya Seri 5 listrik dan Mini Countryman listrik.
"Kami akan mendorong perusahaan ke batas kemampuan produksi," tambah kepala eksekutif Oliver Zipse.
"Permintaan akan melonjak. Kita sudah melihat itu dengan iX, dengan i4."
Namun, itu tidak akan mulus bagi BMW. Nota mengatakan bahwa masalah rantai pasokan terus berdampak pada industri dan bahwa tekanan kemungkinan tidak akan mereda sampai 2023.
Baca Juga: Volvo Cars Tech Fund Danai Penelitian Teknologi Baterai Mobil Listrik
Sementara BMW percaya dapat menyaingi Tesla di pasar EV, itu belum mengikuti jejak beberapa pesaingnya dalam mengumumkan peralihan lengkap ke powertrain listrik. Menurut Zipse, infrastruktur pengisian daya tidak sesuai dengan permintaan untuk EV.
"Jika Anda ingin menjadi tangguh, Anda harus fleksibel," katanya.
"Kami pikir infrastruktur mobil listrik tidak akan bergerak secepat permintaan pasar," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Mitsubishi Disinyalir Siapkan SUV Baru, Muka Mirip XForce dan Destinator
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?