Suara.com - General Manager Operation Astra Tol Cipali Suyitno menyebutkan sebanyak 16.402 mobil roda empat terpantau sudah melewati Gerbang Tol (GT) Palimanan meski cuaca sedang hujan pada Senin (25/4/2022).
“Kondisi arus lalu lintas di GT Palimanan pada Senin, 25 April 2022 terpantau lancar dengan cuaca hujan. Data yang tercatat hingga siang sebesar 16.402 kendaraan,” kata Suyitno dalam keterangan tertulis yang diterima Antara.
Suyitno menuturkan jumlah tersebut didapat pihaknya setelah mendata banyaknya kendaraan dengan golongan I yang melintas pada Senin ini. Jumlah pada golongan I itu jauh lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah kendaraan golongan I yang melintas pada Ahad, yakni 19.178 unit.
Berdasarkan pantauan Antara hingga 20.53 WIB, jenis kendaraan yang banyak melewati Gerbang Tol Palimanan adalah mini bus dan bus berukuran sedang. Berbeda dengan Tol Cikampek Utama yang banyak dilalui kendaraan berat seperti truk.
Walaupun demikian, lalu lintas masih lancar dan aman. Tidak ada penumpukan hingga keluar dari area Gerbang Tol Palimanan. Hanya saja, hujan masih turun hingga malam hari dan menyebabkan ada genangan di sejumlah titik jalan.
“Meskipun dengan adanya pengalihan transaksi GT Palimanan ke gerbang berikutnya, sebagai pengelola Ruas Tol Cipali ASTRA Tol Cipali tetap memberikan pelayanan yang maksimal kepada pengguna jalan,” ucap dia.
Pihaknya akan mengoptimalkan bukaan gardu di Gerbang Tol Palimanan lima gardu keluar (exit) dan empat gardu masuk (entrance). Pembukaan gardu ini akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, khususnya fasilitas yang ada di delapan area istirahat (rest area) sepanjang ruas tol Cipali.
Guna menjaga protokol kesehatan, Suyitno mengatakan pihaknya sudah menyediakan fasilitas toilet gratis dan penambahan toilet bergerak (portable). Layanan siaga 24 jam juga dioptimalkan untuk memberikan pelayanan yang maksimal pada pemudik meski sedang memasuki hari libur.
“Agar perjalanan para pengguna jalan senantiasa lancar, aman dan nyaman, ASTRA Tol Cipali juga terus memberikan update informasi terkait lalu lintas Tol Cipali melalui berbagi media informasi yang tersebar disepanjang Tol Cipali,” kata Suyitno.
Baca Juga: Tiga Tips Mudik Menggunakan Motor dari Honda
Pemberian informasi dilakukan melalui Variable Message Sign (VMS) dan platform media sosial seperti Twitter dan Instagram.
Suyitno mengimbau agar pengguna jalan selalu tertib di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Di harapkan pemudik untuk berkendara dengan batas kecepatan minimal 60 km/jam dan batas maksimal 100 km/jam. Sedangkan pada kondisi penghujan batas kecepatan maksimal 70 km/Jam.
Corporate Communication GT Palimanan Theresia Dyah juga membenarkan kendaraan yang lewat masih didominasi oleh golongan I yakni kendaraan pribadi.
“Update berita untuk lalu lintas Lebaran tanggal 25 April saat ini, lalu lintas masih didominasi golongan I lebih banyak kendaraan pribadi,” kata Theresia.
Theresia juga mengimbau kepada semua pengguna jalan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, utamanya pada saat beristirahat di area istirahat terdekat.
Berita Terkait
-
Jelang Idul Adha, Stasiun Pasar Senen Dipadati Penumpang Kereta Jarak Jauh
-
Cerita dari Dapur Kayu Bakar: Tradisi Memotong Ayam dan Doa Opung untuk Cucu Merantau
-
Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik
-
Pemudik Naik Kendaraan Pribadi Berkurang, Kecelakaan Mudik 2026 Turun 6,3 Persen
-
Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis