- Realisasi 147,55 juta orang, naik 2,53% dari proyeksi meski turun 4,5% dari 2025.
- Mobilitas terpusat di Pulau Jawa dengan puncak arus mudik pada 18 Maret 2026.
- Menhub: Pergerakan lampaui target picu dampak positif bagi ekonomi domestik.
Suara.com - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan, angka realisasi tersebut lebih tinggi 2,53% dibandingkan proyeksi awal yang sebesar 143,92 juta orang. Data ini diperoleh berdasarkan mobile positioning data yang merekam pergerakan riil di lapangan.
"Berdasarkan hasil survei, pergerakan masyarakat diproyeksikan sebesar 143,92 juta orang. Adapun realisasinya mencapai 147,55 juta orang," ujar Dudy dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Senayan, Senin (13/4/2026).
Jika dibandingkan dengan capaian tahun 2025 yang menembus 154,62 juta orang, memang terjadi penurunan sekitar 4,5% atau selisih lebih dari 7 juta pemudik. Namun, Menhub menegaskan bahwa capaian tahun ini tetap mencerminkan kinerja positif terhadap target pemerintah.
Dudy menilai, antusiasme masyarakat yang tetap kuat di atas proyeksi ini memberikan efek rembesan (trickle-down effect) yang signifikan bagi ekonomi domestik, khususnya di sektor transportasi dan konsumsi rumah tangga di daerah tujuan mudik.
"Peningkatan mobilitas pada periode Lebaran tetap berdampak positif terhadap aktivitas ekonomi domestik," imbuhnya.
Pemerintah mencatat total pergerakan selama periode angkutan Lebaran 2026 mencakup arus mudik dan balik mencapai 298,6 juta pergerakan.
Keberhasilan menjaga ritme pergerakan ini, menurut Dudy, tak lepas dari kebijakan lintas sektor mulai dari rekayasa lalu lintas, pembatasan angkutan barang, hingga program mudik gratis yang masif.
"Seluruh kebijakan ini diarahkan untuk memastikan penyelenggaraan angkutan lebaran yang aman, selamat, tertib, dan lancar," tandasnya.
Baca Juga: DPR Apresiasi Penyelenggaraan Mudik 2026 yang Lebih Baik dari Tahun Sebelumnya
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?
-
Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng
-
Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban
-
Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai
-
Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia
-
Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?
-
Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah
-
Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank
-
Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak