Suara.com - Pemerintah memberi imbauan para masyarakat agar tidak melakukan mudik menggunakan sepeda motor. Hal ini dikarenakan mudik dengan kendaraan roda dua memiliki risiko kecelakaan yang lebih tinggi dibanding alat transportasi lain.
Menanggapi hal ini, PT Astra Honda Motor (AHM) selaku agen pemegang merek Honda di Indonesia menyatakan siap mendukung keputusan pemerintah.
Untuk itu, Direktur Pemasaran PT AHM, Thomas Wijaya menyatakan pihaknya melakukan program mudik secara online dan offline (hybrid).
"Tentu kami dukung pemerintah. Dan mudik ini ekonomi bisa bergerak. Jadi kali ini kami melakukannya hybrid, offline dan online. Tapi offline ini bukan mudik bareng Honda," ujar Thomas Wijaya, dalam sesi virtual baru-baru ini.
Sedangkan untuk mudik online, sambung Thomas, Honda memberi apresiasi kepada konsumen setia yang tidak melakukan aktivitas mudik, namun tetap bisa bersilaturahmi.
"Kami berikan beberapa support agar tetap bisa komunikasi," kata Thomas.
Untuk mendukung konsumen setia yang terpaksa mudik dengan sepeda motor, Honda memberikan dukungan dengan mengadakan vaksin booster di beberapa jaringan. Dengan demikian kesehatan konsumen tetap dapat terjaga.
Dari sisi sepeda motor, Honda telah mengundang konsumen yang ingin mudik untuk dapat memastikan keamanan dan kenyamamannya.
"Kami juga melakukan safety riding sebagai pembekalan. Jadi kami lakukan edukasi cari aman. Jadi kondisi badan baik, motor baik, pengetahuan berkendaranya juga baik," tutup Thomas Wijaya.
Baca Juga: Daftar Lokasi Bale Santai Honda, Silakan Beristirahat di Sini Saat Mudik Lebaran 2022
Tahun ini jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor diprediksi mencapai 16,9 juta orang dari total pemudik 85,5 juta orang, naik 31,5 persen dari 2019.
Kendaraan pribadi mendominasi moda transportasi mudik, dengan perincian sepeda motor 16,9 juta dan mobil 22,9 juta, lalu bus 14,1 juta, pesawat 8,9 juta, dan kereta api 7,6 juta.
Berita Terkait
-
Berapa Harga Motor Listrik Honda Februari 2026? Simak Spesifikasinya
-
Lupakan Scoopy, Motor Suzuki Bergaya Eropa Ini Punya Fitur Kelas Atas dengan Harga Murah
-
5 Alasan Honda ADV 150 Bekas Masih Banyak Dicari Meskipun Ada Versi 160 Baru
-
Terpopuler: Cara Daftar Mudik Bareng Honda, Pajak Kendaraan Jateng Naik Drastis?
-
Jaga Performa Garda Terdepan Informasi, Ini Cara Astra Motor Yogyakarta 'Rawat' Motor Pemburu Berita
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Grand Vitara sama Jimny Mahal Mana? Intip Daftar Harga Mobil Suzuki Februari 2026
-
7 Mobil Keluarga dengan Suspensi Paling Empuk: Mudik Nyaman, Penumpang Tenang
-
Dafrar Mobil Listrik Rp 200 Jutaan yang Bisa Jadi Pilihan di IIMS 2026
-
SIS Bicara Peluang Suzuki XBee Dipasarkan di Indonesia
-
Dukung Mobilitas Darurat Hankook Tire Salurkan Ratusan Ban untuk Kendaraan Layanan Publik
-
Terpopuler: Mobil Mitsubishi dengan Sunroof, Motor Nyelip di Kolong Bus TransJakarta
-
Berapa Harga Motor Listrik Honda Februari 2026? Simak Spesifikasinya
-
M6 Cocok Jadi Mobil Keluarga untuk Mudik? Simak Daftar Harga Mobil BYD Februari 2026
-
Hyundai Jawab Peluang Hadirkan Produk Kembar Hasil Kolaborasi dengan Kia di Indonesia
-
Lupakan Scoopy, Motor Suzuki Bergaya Eropa Ini Punya Fitur Kelas Atas dengan Harga Murah