Suara.com - Bila mobil tidak diajak mudik Lebaran atau dengan kata lain ditinggal karena pemilik menggunakan moda transportasi lainnya, artinya kendaraan akan disimpan. Dan bisa dalam waktu lama.
Meskipun mobil hanya diam di garasi rumah, ternyata tetap ada risiko yang mengintai.
Untuk itu, saat mobil harus ditinggal dalam waktu lama sebaiknya perhatikan hal-hal berikut. Seperti dikutip dari Auto2000, mesti dijaga terhadap perubahan cuaca dan sebagainya.
Berikut tips mempersiapkan mobil ditinggalkan di rumah saat mudik Lebaran:
Bersihkan Eksterior dan Interior Mobil
- Selalu mencuci mobil sebelum ditinggalkan dalam garasi. Bodi mobil bisa dilapisi wax untuk menjaga kondisi cat dan melindungi dari kerusakan akibat sinar matahari, air hujan, dan baret.
- Begitu juga bagian interior, manfaatkan vacuum cleaner untuk membersihkan debu. Lalu keluarkan karpet dan cuci hingga bersih, pastikan kering supaya tidak meninggalkan bau.
Parkir di Lokasi Aman
- Paling aman tentu parkir di dalam garasi rumah yang sudah memiliki atap, untuk menghindari sinar matahari langsung, juga hujan dan suhu udara malam hari.
- Mobil yang ditinggal juga berpotensi dihinggapi binatang liar atau serangga.
- Pastikan seluruh celah seperti jendela, pintu, dan lubang-lubang di kolong mobil tertutup rapat. Bisa juga dengan meletakkan bahan pengusir binatang di sekitar mobil.
Keluarkan Barang Pribadi dan Sisa Makanan dari Kabin Mobil
- Jangan lupa untuk mengeluarkan makanan dan minuman yang tertinggal karena akan menimbulkan bau tidak sedap dan mengundang serangga.
- Keluarkan pula barang pribadi seperti kartu uang elektronik, kacamata, pemantik api, power bank, dan barang berharga lainnya untuk menghindari dari risiko tidak terduga seperti kemalingan atau kebakaran.
Lebihkan Tekanan Udara Ban
- Tekanan udara ban mobil yang berdiam di rumah akan berkurang lebih cepat ketimbang ban yang dipakai setiap hari.
- Silakan mengisinya sedikit lebih tinggi dari rekomendasi pabrikan, sekitar 5 psi, supaya tekanan ban tidak cepat berkurang bahkan hingga habis total.
Hindari Penggunaan Rem Parkir
Baca Juga: Tips Mudik Aman Ala Suzuki, Pastikan Mobil Dalam Kondisi Prima
- Ada kasus di mana kampas rem menempel kuat ke bagian dalam teromol rem dan sulit lepas karena mobil diparkir terlalu lama.
- Oleh sebab itu, lepaskan rem parkir atau rem tangan dan ganjal ban dengan balok kayu. Untuk lebih aman dapat menggunakan wheel chock yang diperuntukkan sebagai pengganjal ban mobil.
Melepas Kabel Aki
- Untuk mempertahankan kapasitas aki, jalankan mobil sekitar 30 menit sebelum ditinggalkan di rumah.
- Jika mobil ditinggalkan lebih dari satu minggu, kabel di terminal negatif sebaiknya dicabut untuk mencegah aki tekor.
- Segera pasang kembali kabel aki setelah pulang ke rumah dan jalankan mobil sekitar 30 menit untuk memastikan tidak ada masalah.
Pasang Alarm dan Kunci Tambahan
- Sebagai langkah pencegahan tindak kejahatan, cara ini bisa menjadi pertimbangan. Dan yang tak kalah penting, jangan lupa untuk berkoordinasi dengan petugas keamanan untuk menitipkan kendaraan.
- Biasanya petugas keamanan akan mengecek rutin setiap keliling komplek sehingga keamanan mobil lebih terjaga.
- Berikan nomor ponsel AutoFamily supaya dapat dihubungi dalam kondisi darurat.
Berita Terkait
-
Penjualan Global Chery Meroket Ditopang Mobil Listrik dan Hybrid
-
Terpopuler: Mobil CVT Badak Jarang Putus Belt, Penjegal NMax dan PCX dari Suzuki
-
3 Alasan Honda Mengendurkan Target EV
-
Ini Mobil CVT yang Transmisinya Bandel Belt Jarang Putus Menurut Mekanik, Harga Mulai 80 Jutaan
-
Harga Terjun Bebas, 3 Alasan Fortuner Tipe Ini Ternyata Lebih Nyaman dari Tipe GR, Masih Worth It?
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Orang Desa Tak Pakai Dolar tapi Buruh Pabrik Kendaraan Terdampak, Akankah Harga Mobil Naik?
-
BYD M6 Kini Punya Varian Plug In Hybrid, Sanggup Tempuh 1.800 Kilometer Sekali Isi Bensin
-
BYD Atto 1 Minggir Dulu, Ini Mobil Listrik Paling Diminati di Indonesia
-
Kesaksian Horor Bagnaia usai Crash Zarco di MotoGP Catalunya: Kakinya Hancur, Nyangkut di Motor
-
Penjualan Global Chery Meroket Ditopang Mobil Listrik dan Hybrid
-
Senjata Yamaha dan Suzuki untuk Tandingi Honda CB150X, Mana yang Lebih Bertaji?
-
Apa Penyebab Motor Pedro Acosta Lumpuh? Mesin Hidup tapi Hilang Tenaga dan Bikin Alex Marquez Crash
-
Lebih Canggih dari PCX 160, Fitur Overkill Apa Saja yang Disembunyikan Suzuki Burgman 15 Terbaru?
-
Yamaha dan JMC Eksplor Lampung Lewat Touring MAXI Tour Boemi Nusantara
-
Toyota GR Car Meet 2026 Jadi Festival Komunitas Otomotif Toyota Pertama di Indonesia