- Honda mencatat kerugian operasi tahunan perdana sejak 1957 sebesar Rp45,3 triliun akibat beban restrukturisasi bisnis mobil listrik.
- Perusahaan secara resmi membatalkan investasi pembangunan pabrik mobil listrik dan baterai di Kanada senilai Rp192 triliun.
- Honda memutuskan mengalihkan fokus bisnis ke segmen sepeda motor yang mencatatkan rekor penjualan dan keuntungan tinggi tahun ini.
Suara.com - Honda resmi mencatat kerugian tahunan pertama sejak 1957. Beban restrukturisasi bisnis mobil listrik membuat perusahaan asal Jepang ini harus menelan rugi operasi hingga Rp45,3 triliun.
Target ambisius soal elektrifikasi pun diturunkan, bahkan proyek besar di Kanada senilai Rp192 triliun dihentikan.
Berikut tiga alasan utama di balik keputusan ini.
1. Kerugian Finansial Terlalu Besar
Dalam laporan keuangan tahun fiskal yang berakhir Maret 2026, Honda mencatat rugi operasi sebesar JPY 414,3 miliar atau sekitar Rp45,3 triliun.
Padahal tahun sebelumnya, Honda masih membukukan laba JPY 1,2 triliun (Rp130,9 triliun).
Kerugian terbesar datang dari bisnis mobil listrik. Total kerugian terkait EV mencapai JPY 1,45 triliun, setara Rp158,9 triliun.
Honda juga memperkirakan tambahan biaya restrukturisasi EV sebesar JPY 500 miliar (Rp87,3 triliun) pada tahun fiskal berikutnya.
Angka ini jelas membuat perusahaan harus menekan ambisi agar tidak semakin terpuruk.
2. Proyek Kanada Dihentikan
CEO Honda, Toshihiro Mibe, menyatakan perusahaan tidak lagi mengejar target EV ambisius. Rencana agar mobil listrik menyumbang 20 persen penjualan baru pada 2030 resmi ditinggalkan.
Baca Juga: Ini Mobil CVT yang Transmisinya Bandel Belt Jarang Putus Menurut Mekanik, Harga Mulai 80 Jutaan
Begitu pula target penjualan 100 persen mobil listrik atau fuel cell pada 2040, kini dianggap tidak realistis.
Honda bahkan menghentikan proyek besar di Kanada senilai USD 11 miliar (Rp192 triliun) yang semula ditujukan untuk produksi mobil listrik dan baterai.
Langkah ini menandakan perusahaan memilih strategi lebih hati-hati, ketimbang memaksakan diri di tengah persaingan ketat dengan produsen lain.
3. Fokus ke Bisnis Motor
Meski tertekan di sektor mobil listrik, Honda masih optimistis bisa mencatat laba JPY 500 miliar (Rp87,3 triliun) tahun ini.
Sumber keuntungan utama datang dari bisnis sepeda motor yang mencatat penjualan tertinggi sepanjang sejarah.
Efisiensi biaya juga diharapkan membantu menutup kerugian dari divisi mobil listrik.
Berita Terkait
-
Ini Mobil CVT yang Transmisinya Bandel Belt Jarang Putus Menurut Mekanik, Harga Mulai 80 Jutaan
-
Beda Posisi Riding Anti Pegal dan Selisih Rp2 Jutaan, Mending Pinang Vario 125 Street atau Standar?
-
Harga Terjun Bebas, 3 Alasan Fortuner Tipe Ini Ternyata Lebih Nyaman dari Tipe GR, Masih Worth It?
-
Seberapa Kompetitif Suzuki Burgman 15 untuk Ladeni PCX dan Nmax? Begini Komparasinya
-
Rincian Harga Motor Matik Premium Honda Mei 2026: Vario Termurah hingga ADV Kasta Tertinggi
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Resmi Ngaspal di Jogja Mulai Rp29 Jutaan, Ini Ubahan Radikal Vario Evo 160 yang Bikin Terpesona
-
Ketergantungan Ford pada Teknologi AI Berujung Petaka dan Panggil Kembali Ratusan Insinyur
-
Bagian yang Wajib Diperiksa saat Service Mobil Sebelum Lakukan Road Trip
-
Nasib Aliansi Honda Nissan Mitsubishi Terganjal Pengaruh Renault di Tengah Bayangan Kerugian
-
Wajah Baru New Suzuki XL7 yang Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Perubahan Eksterior
-
Pasutri Lansia Indonesia Taklukkan Rute Jakarta Mekkah Pakai Toyota Voxy
-
Pasarkan Produk di Indonesia, Changan Akui Belum Pikirkan Lakukan Perakitan Lokal
-
Inspirasi Yamaha Grand Filano dengan Gaya Racing Look yang Sedang Jadi Tren Modifikasi
-
Ada yang Turun, Ini Update Harga Terbaru BBM per 1 Juli 2026
-
Motor Jarang Dipakai, Kapan Sebaiknya Ganti Oli?