Suara.com - Ulah beberapa tetangga memang bikin kesal. Apalagi ketika tetangga tersebut arogan dan seenaknya sendiri menggunakan lahan orang banyak untuk dipakai parkir mobil dan motor.
Seperti curhatan seorang warganet yang diunggah oleh akun Twitter @SeputarTetangga dan menjadi viral di media sosial.
Ia menceritakan menceritakan kalau punya tetangga yang arogan karena pintu masuk perumahan ditutup dan justru dipakai tempat parkir dan mobil tetangganya tersebut.
Awalnya, ia bercerita kalau akses masuk perumahan terdapat 2 pilihan. Developers perumahan tersebut membuat 2 akses pintu masuk agar bisa digunakan secara bergantian.
Tetapi ulah tetangga arogan justru membuat ia geram. Salah satu akses masuk perumahan tersebut sengaja ditutup pintu gerbangnya dan tidak dibuka sama sekali.
Justru pintu masuk yang ditutup tadi digunakan untuk meletakkan barang-barangnya. Memang rumahnya berada tepat di dekat pintu masuk perumahan.
Oleh karena itu, tetangganya tersebut berinisiatif untuk menutup pintu masuk perumahan guna menaruh barang-barangnya termasuk salah satu mobilnya.
Padahal di garasi rumahnya tersebut, tidak digunakan sebagai tempat parkir mobil. Hanya digunakan untuk meletakkan barang-barang lainnya.
Ternyata arogansinya tak sampai disitu saja. Tetangga tersebut juga memanfaatkan rumah kosong dan tanah kosong di komplek sebagai tempat untuk parkir mobil sebanyak 5 unit.
Baca Juga: Kebakaran Mobil di Jalur Akses Jembatan Suramadu, Diduga Overheat
Curhatan ini pun menjadi viral di media sosial dan mengundang reaksi dari warganet di kolom komentar.
"Kolektor mobil bermental miskin model gini memang nyusahin sih. Di kompleks rumah orang tua gue juga ada. Carport cuma muat 2 mobil, eh dia punya mobil 5-6. Akhirnya di parkir di depan rumah gue. Sisanya di jalan depan kavling kosong. Padahal mobilnya lumayan mewah," tulis @san***.
"Mungkin jalan ditutup demi keamanan ya, oke-oke aja. Tapi buat parkiran mobilnya itu gak mau gantian sama tetangga yang lain. Padahal bukan tanah dia. Kalau pas mobilnya cuma 1 doang, diparkirin di tengah-tengah biar tetangga lain tidak bisa parkir," beber @bel***.
"Kalau sampai pak RT aja gak mempan, kemungkinan dia punya kuasa seperti kompleks tanteku. Dia bukan RT tapu berani melarang sepupuku masuk ke kompleks dengan alasan takut sepupuku bawa virus covid. Padahal PCR-nya negatif tetap sama dia tidak diperbolehkan masuk. Akhirnya rumah dijual sama tanteku karena gedeg," celetuk @fafi***.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Bukan Sekadar Mobil Pikap Ternyata Isuzu Traga Bisa Disulap Jadi Bus Penumpang
-
Terpopuler: CR-V Bekas Tahun ke Tahun, MPV Baru Suzuki Setara Voxy
-
Spesifikasi Honda CR-V dan Harga Bekas Tahun ke Tahun, Begini Plus Minusnya Menurut Pakar
-
Belum Pernah Untung Sejak Berdiri, VinFast Jual Pabrik di Vietnam
-
Adu Harga dan Fitur Suzuki Fronx vs Honda WR-V vs Kia Sonet, Mending Mana?
-
Masalah Airbag Honda Seret Hampir Satu Juta Unit Mobil, Civic Sampai CR-V Masuk Daftar
-
Harga Motor Honda Ini Meroket Nyaris Rp36 Juta Sejak Rilis Perdana, Masih Worth It untuk Dibeli?
-
Kenalan sama MPV Mewah Terbaru Suzuki Landy: Gengsi Sekelas Voxy, Harga ala Innova
-
Induk TikTok Mulai Garap Otak Mobil Listrik Lewat Kolaborasi dengan Seres Group
-
Eks Rider MotoGP Puji Aksi Veda Ega Pratama di Sirkuit Mugello: Balapan Sangat Kacau