Suara.com - Chief Executive Officer Dorna Sport, Carmelo Ezpeleta mengungkapkan bahwa perpisahan tim balap Suzuki dari MotoGP hanya tinggal menunggu waktu. Menurutnya tidak ada solusi yang lebih baik agar Suzuki bertahan di MotoGP.
"Tidak, saya pikir tidak ada solusi. Juga bukan kepentingan kami untuk memaksa siapa pun untuk melanjutkan jika mereka tidak mau. Kami memiliki banyak permintaan untuk dapat mengisi posisi mereka. Dan apa yang harus kami lakukan sekarang adalah bekerja dengan tenang," kata Carmelo Ezpeleta dikutip dari Marca pekan ini.
Ia menambahkan jika Suzuki hengkang dari MotoGP tetap diperlukan negosiasi dengan Dorna, agar ditemukan jalan yang memuaskan semua pihak.
"Kami sedang berbicara dengan Suzuki, sebuah pernyataan pasti akan keluar besok, kami berbicara untuk melihat bagaimana mereka melakukannya," ungkap Marca.
Pihak penyelenggara MotoGP, Dorna Sports dikabarkan memiliki dua pilihan tim untuk menggantikan Suzuki. Keduanya yaitu Leopard Racing dan GasGas.
Meskipun Suzuki belum mengeluarkan pernyataan resmi, pabrikan berlogo S itu itu sudah berencana meninggalkan kejuaraan dunia MotoGP pada akhir musim 2022 ini.
Dorna sendiri menegaskan prioritas untuk menggantikan posisi Suzuki adalah Aprillia, Ducati, Honda, KTM, dan Yamaha. Jika fokus utama dengan menyari pabrikan baru, GasGas bisa menjadi pilihan ideal.
GasGas sendiri merupakan tim dari Spanyol yang sudah diakuisisi oleh Pierer Mobility AG alias pemegang merek KTM dan Husqvarna.
Baca Juga: Masalah Finansial, Suzuki Temui Dorna Bahas Mundur dari MotoGP
Berita Terkait
-
Sprint Race GP Ceko 2026: Bersikap Kasar, Marco Bezzecchi Dilarang Tampil!
-
Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
-
Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
-
Terpopuler: Beda eMotor Tyranno vs Tyranno X, Honda Vario 160 Anyar Meluncur Hari Ini?
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia
-
Wapres Gibran Rakabuming Gunakan Motor Listrik saat Lakukan Kunjungan di Tanah Papua
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia
-
AHM Diduga Luncurkan Honda Vario 160 Anyar Besok
-
Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek
-
Apa Bedanya eMotor Tyranno vs Tyranno X? Ini Detail Perbandingan Spesifikasi dan Harganya