Suara.com - Volkswagen dan Mahindra & Mahindra mengumumkan kolaborasi untuk mengembangkan kendaraan listrik di pasar India.
Melalui kesepakatan ini, nantinya Mahindra & Mahindra akan melengkapi kendaraan listrik barunya dengan komponen yang dipasok oleh pembuat mobil Jerman tersebut.
Secara khusus, Mahindra ingin menggunakan komponen dari arsitektur MEB di "Born Electric Platform". Ini dapat mencakup pasokan motor, komponen sistem baterai, dan sel baterai, tetapi ketentuan kesepakatan masih ditentukan.
Dalam perjanjian kemitraan yang ditandatangani pada 18 Mei 2022, proses kerja sama sedang memasuki tahap evaluasi di mana perusahaan akan menentukan ruang lingkup pengaturan.
"Mahindra adalah pelopor dalam ruang mobilitas listrik di India dan mitra yang hebat untuk Platform Listrik MEB kami," kata Thomas Schmall, kepala teknologi dan CEO Volkswagen Group Group Components dikutip dari Carscoops.
Ketika memperkenalkan platform MEB, Volkswagen memang telah mengungkapkan bila mereka akan terbuka untuk melisensikannya kepada pembuat mobil lain. Bahkan perusahaan telah menjual platform mereka ke Ford untuk mengembangkan dua kendaraan listrik yang ditujukan untuk pasar Eropa.
"Bersama Mahindra, kami ingin berkontribusi secara signifikan pada elektrifikasi India, pasar otomotif yang sangat besar dengan potensi pertumbuhan yang sangat besar dan relevansi yang tinggi untuk perlindungan iklim," ujar Thomas Schmall.
Pada Konferensi Tingkat TInggi atau KTT Iklim 2021 di Glasgow, Skotlandia, pemerintah India telah menyampaikan komitmen untuk hanya mengizinkan penjualan kendaraan tanpa emisi mulai 2035.
Baca Juga: Pabrik Mobil Listrik Hyundai-Kia di Georgia Siap Perkuat Posisi Brand untuk Sektor Amerika
Dengan adanya kebijakan ini, pasar kendaraan listrik India diperkirakan akan berkembang secara cepat.
"Kami senang bisa bekerja sama dengan Volkswagen, investor global yang memiliki kemampuan dalam ruang mobilitas listrik dan merupakam mitra strategis dalam mencapai Visi Born Electric yang ambisius," ungkap Rajesh Jejurika, direktur eksekutif untuk sektor otomotif Mahindra.
Berita Terkait
-
Usai Bikin Menteri Pendidikan Mundur, Gerakan Kecoak Bakal Tumbangkan PM India?
-
Revolusi Kecoak Gen Z India: Berawal dari Komentar Hakim Jadi Meme dan Gerakan Perlawanan
-
Mengupas Chand Mera Dil: Akting Menawan Ananya Panday di Tengah Alur yang Bertele-tele
-
Aktivis Pro Partai Rakyat Kecoa Mogok Makan Hampir Sebulan, BB Turun 11 Kg: Saya Masih Hidup
-
Negara Ini Darurat Pemerkosaan, Rakyat Main Hakim Sendiri Gebuki Diduga Pelaku Sampai Tewas di Jalan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian