Suara.com - Honda masuk ke pasar e-scooter melalui anak perusahaan baru bernama Striemo. Startup ini berencana untuk menjual skuter roda tiga listrik yang stabil pada kecepatan yang sebanding dengan sepeda.
Dilansir dari Carscoops, baik perusahaan dan produk pertamanya disebut Striemo dan skuter ini sedikit lebih kompleks daripada model roda dua yang ingin dipindahkan, menurut Yotari Mori, CEO perusahaan yang baru dibentuk.
"Kami mengembangkan Striemo untuk melihat apakah kami dapat menciptakan alat transportasi yang memungkinkan semua orang untuk bergerak secara alami seperti semua orang keluar dengan sepatu mereka," kata Mori.
"Ini adalah mobilitas baru yang dikembangkan dengan memanfaatkan pengetahuan dari penelitian manusia yang dibudidayakan melalui pengembangan sepeda motor di Honda."
Dengan berat 20 kg, skuter elektrik ini bisa mencapai 30 km. Namun, bagian asyiknya justru adalah adanya teknologi stabilisasi.
Striemo mengklaim bahwa sangat sulit untuk jatuh dari skuter karena kemampuannya untuk menghitung keseimbangan pusat gravitasinya bahkan walau cuma 0,0039 inci (0,1 mm).
Itu memungkinkan kendaraan mikromobilitas roda tiga menjadi stabil di bawah pengendara tidak peduli seberapa cepat atau lambat mereka bergerak.
Ini juga membuat mekanisme belok lebih mudah. Untuk berbelok, pengendara diharuskan miring ke tikungan, tidak seperti yang mungkin dilakukan pemain ski di atas bukit.
Hal ini tentu memungkinkan penunggang skuter ini untuk tidak hanya stabil pada kecepatan tinggi tetapi juga berbelok sangat tajam pada kecepatan rendah.
Baca Juga: Jelang MotoGP Jerman 2022, Pol Espargaro Optimis dan Sebut Honda Favorit di Sirkuit Sachsenring
Striemo akan ditawarkan kepada pelanggan dengan harga 1.939 USD (sekitar Rp 28 jutaan) dengan nilai tukar saat ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang
-
Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota
-
Negara Ini Mulai Siapkan Skema Penjatahan Bensin Dampak Krisis Bahan Bakar Global
-
Trik Aman Simpan Motor saat Ditinggal Lama Seperti Momen Mudik Lebaran
-
Jangan Asal Teduh! Ini Bahaya Parkir Mobil di Bawah Pohon Saat Mudik Lebaran
-
Robot Power Bank Jadi Solusi Pengisian Daya Mobil Listrik Tanpa Harus Antre SPKLU di Tiongkok
-
Fitur Unggulan JETOUR T2 yang Dapat Membantu saat Perjalanan Mudik Lebaran 2026
-
Motor Brebet saat Digas? Ini 8 Penyebab dan Cara Praktis Mengatasinya
-
Jasa Marga Siapkan Tol Japek II Selatan Fungsional Saat Arus Balik Lebaran 2026
-
Bagaimana Cara Menyusun Barang di Bagasi agar Titik Gravitasi Mobil Tetap Stabil?