Suara.com - Chief Executive Officer (CEO) Volkswagen, Herbert Diess memprediksi Apple tidak akan mengembangkan teknologi mobil sendiri. Peluangnya lebih besar jika perusahaan yang fokus di bidang elektronik, software, dan layanan online itu berinvestasi pada kokpit digital.
"Upaya Apple berinvestasi dalam mengembangkan mobil akan menjadi pengorbanan yang sangat besar. Perusahaan mungkin bisa memutuskan untuk fokus pada perangkat lunak seperti versi CarPlay yang berevolusi," ujar Diess dalam sebuah konferensi teknologi seperti dikutip dari Autoevolution.
Sebelumnya, Apple telah mengumumkan CarPlay generasi baru di ajang WWDC. Perusahaan menjanjikan pengalaman yang sepenuhnya dirombak ketika software baru itu siap.
Dibandingkan versi CarPlay yang ada, generasi terbaru akan mendapatkan akses ke lebih banyak fungsi kendaraan, termasuk kontrol iklim dan AC, dengan teknologi Siri untuk dapat melakukan perintah suara.
Selain itu, CarPlay bakal bisa mengoperasikan semua tampilan di dalam mobil, sehingga mampu menampilkan informasi penting, termasuk informasi kecepatan.
Apple mengatakan sedang bekerja bersama carmaker dalam rangka menyematkan versi baru CarPlay untuk dipasarkan akhir 2023. Dengan demikian kendaraan pertama yang dilengkapi versi terbaru tersedia mulai 2024.
Sebelumnya, dikabarkan bila Apple sedang mendekati Toyota dalam pengembangan tahap akhir Apple Car.
Seperti dilaporkan Digitimes, eksekutif Apple telah mengunjungi Asia dalam kaitan membahas kesepakatan dengan sejumlah pihak ketiga untuk pasokan komponen.
Baca Juga: Krisis Chip Semikonduktor, Volkswagen Pasarkan Sejumlah Model dengan Pengurangan Fitur
Grup SK Korea Selatan dan LG Electronics dilaporkan telah terlibat dalam pembicaraan pasokan bersama Apple awal tahun ini. Dan sekarang pembuat iPhone itu sedang mencoba mencari informasi terkait perusahaan yang bisa diajak kerja sama menjadi bagian dari rencana manufaktur bagi Apple Car.
Alhasil nama pembuat mobil asal Jepang, Toyota disebut sudah mulai melakukan pembicaraan. Walaupun diyakini pembicaraan yang dilakukan saat ini masih dalam tahap awal.
Berita Terkait
-
iPhone Fold Dirumorkan Mirip iPad, Apple Siapkan Desain Paling Nyeleneh Sepanjang Sejarah iPhone
-
Dijual Setara LCGC, Spek Rasa Raize: Harga Mobil VW di India Bikin Iri
-
7 Perubahan Hadir di Phone Air 2, HP Paling Tipis Apple
-
Bocoran Terbaru iPhone 18 Pro: Dynamic Island Mengecil, Kamera Depan Tetap di Tengah
-
Volkswagen ID. Era 9X EREV Resmi Debut: Performa Kencang, Jarak Tempuh Makin Jauh
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif