Suara.com - Dalam studi yang dilakukan perusahaan teknologi CDK Global, diungkapkan bahwa Gen Z memiliki cara tersendiri dalam melakukan proses pembelian mobil.
Mereka tidak hanya cenderung membutuhkan lebih banyak waktu untuk melakukan pembelian, namun lebih fokus mencari informasi yang dibutuhkan secara online.
Penelitian menemukan bahwa Gen Z cenderung lebih memikirkan pembelian otomotif.
Sebanyak 81 persen Gen Z yang disurvei mengatakan bahwa memahami semua pilihan mereka adalah prioritas utama sebelum akhirnya memilih untuk membeli mobil baru.
Sementara itu, 45 persen dari Gen Z menyatakan bahwa menunggu layanan sales atau jasa tenaga penjual adalah bagian yang paling membuat frustrasi dalam proses pembelian.
Hal ini menjelaskan, mengapa begitu banyak dari mereka ingin membeli mobil secara online dan mengapa 22 persen dari mereka menganggap pembelian melalui dealer justru lebih sulit.
Joe Tautges, COO CDK Global mengatakan bahwa dalam dunia berbelanja yang sederhana, proses yang dilakukan tidak hanya membuat mobil lebih mudah dibeli. Tetapi harus mampu menjawab kebutuhan konsumen dengan kebiasaan mereka.
"Dengan menerapkan proses yang lebih mudah di dealer, departemen penjualan dapat bekerja lebih efisien dan menghabiskan lebih banyak waktu berkualitas dengan pelanggan mereka untuk menjelaskan produk dan proses secara lebih rinci," kata Joe Tautges, dikutip dari Carscoops.
Baca Juga: Sepeda Motor Baru Dipinang Sudah Ditilang? Simak Faktanya
Terakhir, penelitian juga menemukan bila Gen Z tampaknya lebih mengutamakan kemewahan dan kenyamanan dibandingkan generasi sebelumnya.
Sekitar 39 persen pembeli Gen Z memilih kendaraan mewah yang 10 persen lebih tinggi dari generasi Milenial, 12 persen lebih banyak dari Gen X, dan 27 persen lebih banyak dari Baby Boomers.
Kesimpulan akhir dari penelitian ini adalah membuat mobil lebih mudah dibeli untuk pembeli dari golongan usia yang lebih muda sangatlah penting.
Berita Terkait
-
Riset Terbaru Ungkap Dampak Teknologi AI Terhadap Pilihan Pekerjaan Gen Z
-
Ketika Tumpukan Kardus Paket Menjadi Jejak Perilaku Konsumsi Gen Z
-
Dilema Keuangan Anak Muda: Melek Finansial, tapi Masih Andalkan Paylater
-
Persaingan Karier Makin Ketat, Gen Z Sebaiknya Kuliah atau Langsung Kerja?
-
Niatnya Self-Love, Kok Malah Insecure? Ini Jebakan di Balik Main Character Energy
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga