Suara.com - Bahasan terkait pajak kendaraan bermotor memang tak pernah ada habisnya. Dinamika yang terus terjadi pada pajak pembelian, peningkatan dan penurunan pajak tahunan, selalu menarik dibicarakan. Kali ini, mari bahas terkait pajak Toyota Fortuner terbaru di tahun 2022.
Toyota Fortuner sendiri merupakan salah satu mobil berukuran jumbo yang banyak diminati. Tak hanya karena fiturnya yang kaya, namun juga kenyamanan yang diberikan untuk semua yang ada di dalam mobil ini.
Sedikit akan dibahas pula pajak dari Mitsubishi Pajero, yang menjadi pesaing utama Fortuner di segmen pasarnya.
Daftar Pajak Toyota Fortuner
Toyota Fortuner sendiri dikeluarkan hampir setiap tahun oleh Toyota dengan segala updatenya. Paling tua, Fortuner diproduksi tahun 2004 lalu, dan paling baru tentu adalah versi 2022. berikut daftar lengkap kisaran pajak yang dibebankan pada pemilik Fortuner setiap tahun, berdasarkan tahun produksinya.
- Fortuner tahun 2004 : Rp2.680.000-an
- Fortuner tahun 2005 : Rp2.780.000 - Rp4.000.000
- Fortuner tahun 2006 : Rp2.940.000 - Rp4.240.000
- Fortuner tahun 2007 : Rp2.940.000 - Rp4.420.000
- Fortuner tahun 2008 : Rp3.320.000 - Rp4.660.000
- Fortuner tahun 2009 : Rp3.740.000 - Rp4.920.000
- Fortuner tahun 2010 : Rp4.220.000 - Rp5.180.000
- Fortuner tahun 2011 : Rp4.360.000 - Rp5.460.000
- Fortuner tahun 2012 : Rp4.440.000 - Rp5.720.000
- Fortuner tahun 2013 : Rp5.000.000 - Rp6.040.000
- Fortuner tahun 2014 : Rp5.640.000 - Rp6.740.000
- Fortuner tahun 2015 : Rp5.700.000 - Rp7.400.000
- Fortuner tahun 2016 : Rp6.060.000 - Rp7.880.000
- Fortuner tahun 2017 : Rp7.040.000 - Rp9.980.000
- Fortuner tahun 2018 : Rp7.280.000 - Rp10.280.000
- Fortuner tahun 2019 : Rp7.340.000 - Rp10.320.000
- Fortuner tahun 2020 : Rp7.380.000 - Rp10.380.000
- Fortuner tahun 2021 : Rp7.640.000 - Rp10.660.000
- Fortuner tahun 2022 : Rp7.840.000 - Rp11.360.000
Cukup tinggi ya angka pajak Toyota Fortuner untuk berbagai seri dan tahun produksinya ini? Lalu bagaimana jika dibandingkan dengan Daihatsu Pajero?
Daftar Pajak Mitsubishi Pajero
Jika Fortuner memiliki tahun produksi paling lawas pada tahun 2004, maka Pajero sendiri memiliki tahun produksi paling lawas tahun 1985. Varian paling tua ini memang sudah sangat jarang ditemui, tapi masih digunakan dan tentu saja masih memiliki kewajiban pajak.
Berikut daftarnya.
Baca Juga: Menyetir Mobil Pick-up, Kenangan Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw Merintis Polda Papua Barat
- Pajero tahun 1985 sampai 1991 : Rp1.280.000 - Rp1.500.000
- Pajero tahun 1992 : Rp1.460.000 - Rp1.500.000
- Pajero tahun 1993 : Rp1.480.000 - Rp2.080.000
- Pajero tahun 1994 : Rp1.620.000 - Rp1.980.000
- Pajero tahun 1995 : Rp1.920.000 - Rp3.440.000
- Pajero tahun 1996 : Rp1.060.000 - Rp2.440.000
- Pajero tahun 1997 : Rp1.880.000 - Rp3.040.000
- Pajero tahun 1998 : Rp2.060.000 - Rp4.140.000
- Pajero tahun 1999 : Rp2.360.000 - Rp3.180.000
- Pajero tahun 2000 : Rp2.400.000 - Rp4.840.000
- Pajero tahun 2001 : Rp2.500.000 - Rp5.300.000
- Pajero tahun 2002 : Rp4.220.000 - Rp5.400.000
- Pajero tahun 2003 : Rp4.440.000 - Rp5.460.000
- Pajero tahun 2004 : Rp7.020.000-an
- Pajero tahun 2005 : Rp6.020.000-an
- Pajero tahun 2007 : Rp5.680.000 - Rp7.080.000
- Pajero tahun 2008 : Rp3.780.000 - Rp9.900.000
- Pajero tahun 2009 : Rp3.920.000 - Rp12.800.000
- Pajero tahun 2010 : Rp4.120.000 - Rp12.880.000
- Pajero tahun 2011 : Rp4.180.000 - Rp13.780.000
- Pajero tahun 2012 : Rp4.260.000 - Rp14.040.000
- Pajero tahun 2013 : Rp4.700.000 - Rp15.500.000
- Pajero tahun 2014 : Rp4.960.000 - Rp6.480.000
- Pajero tahun 2015 : Rp4.520.000 - Rp22.160.000
- Pajero tahun 2016 : Rp5.000.000 - Rp8.100.000
- Pajero tahun 2017 : Rp6.020.000 - Rp8.260.000
- Pajero tahun 2018 : Rp7.060.000 - Rp10.280.000
- Pajero tahun 2019 : Rp7.200.000 - Rp10.440.000
- Pajero tahun 2020 : Rp7.240.000 - Rp10.500.000
- Pajero tahun 2021 : Rp7.420.000 - Rp10.740.000
- Pajero tahun 2022 : Rp8.540.000 - Rp11.020.000
Itu tadi perbandingan pajak Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero yang bisa dibagikan. Semoga bermanfaat, dan selamat menjalankan aktivitas Anda!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Naik Transportasi Umum, Langkah Sederhana yang Bisa Bikin Kota Lebih Nyaman
-
Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua