Suara.com - Negara-negara Barat memberikan sanksi ekonomi atas peristiwa invasi Rusia ke Ukraina. Berbagai brand yang memiliki pasar serta pabrik di Negara Beruang Merah melakukan aksi angkat kaki. Termasuk di sektor otomotif, yang membuka pabrik usaha patungan dengan brand lokal.
Dikutip kantor berita Antara dari Reuters, perusahaan commercial vehicle AB Volvo belum memutuskan akan menarik aktivitas sepenuhnya dari Rusia. Akan tetapi mulai memberhentikan beberapa staf di negara itu dan mengurangi operasional pabrik.
"Dalam situasi saat ini tidak mungkin bagi kami untuk melakukan operasi di Rusia," jelas seorang juru bicara anonim dari perusahaan asal Swedia itu lewat pernyataan email kepada Reuters.
"Oleh karena itu, kami telah membuat keputusan untuk beradaptasi dengan mengurangi operasi kami di negara ini dan mulai mengurangi jumlah staf," lanjut keterangan di email itu.
Disebutkan oleh narasumber ini bahwa manajemen lokal AB Volvo di Rusia saat ini tengah menghitung berapa banyak karyawan yang akan terpengaruh oleh adanya Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK.
Lokasi produksi AB Volvo di Rusia berada di Kaluga, dekat Moskow dan disebutkan akan terus dalam mode siaga, demikian disebutkan narasumber Reuters.
Pabrik ini mempekerjakan 600 tenaga kerja dan mampu memproduksi 15.000 unit kendaraan per tahun.
Volvo Group sejak Februari, seiring peristiwa invasi telah menangguhkan semua penjualan, layanan dan produksi di Rusia. Dan tahun lalu, pabrik di Rusia sendiri menyumbang sekitar 3 persen dari penjualan bersih grup.
Baca Juga: Francesco Bagnaia Kecelakaan Mobil di Ibiza, Ini Pesannya Kepada Sesama Pengguna Jalan Raya
Berita Terkait
-
Peta Kekuatan Grup F Piala Dunia 2026, Persaingan Sengit Empat Raksasa dari 3 Benua
-
Kekuatan Lini Serang Norwagia Teruji, Libas Swedia Walau Bomber Manchester City Absen
-
Norwegia Pamer Kekuatan Jelang Piala Dunia 2026, Hajar Swedia Meski Tanpa Erling Haaland
-
Kagumi Burgerkill dan DeadSquad, Dubes Swedia Sebut Drummer Metal Indonesia Salah Satu yang Terbaik
-
Daftar 26 Pemain Timnas Swedia untuk Piala Dunia 2026, Alexander Isak dan Viktor Gyokeres Masuk
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga