- Timnas Prancis unggul 1-0 atas Swedia dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, Rabu dinihari.
- Gol tunggal keunggulan Prancis dicetak oleh Kylian Mbappe pada menit ke-44 melalui umpan matang dari Ousmane Dembele.
- Kiper Swedia Jacob Widell Zetterstrom tampil solid melakukan sejumlah penyelamatan krusial sebelum akhirnya gawangnya kebobolan menjelang turun minum.
Suara.com - Timnas Prancis untuk sementara unggul 1-0 atas Timnas Swedia dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026, Rabu (1/7/2026) dinihari WIB.
Pertandingan berlangsung intens di MetLife Stadium dengan dominasi Les Bleus sejak menit awal.
Gol pembuka dicetak Kylian Mbappe pada menit ke-44 setelah memaksimalkan assist Ousmane Dembele.
Dari catatan Opta, Kylian Mbappe telah mencetak sembilan gol dalam sembilan pertandingan babak gugur di Piala Dunia. Gol Mbappe menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah pada fase tersebut, melampaui Leonidas dan Ronaldo (keduanya dengan 8 gol).
Sebelum gol tersebut, Prancis sudah beberapa kali mengancam gawang lawan.
Peluang emas datang dari Michael Olise yang membentur tiang, serta upaya Mbappe yang nyaris berbuah gol.
Di sisi lain, Jacob Widell Zetterstrom tampil solid di bawah mistar Swedia.
Zetterstrom beberapa kali melakukan penyelamatan krusial untuk menjaga timnya tetap dalam permainan.
Pertahanan Swedia yang dikomandoi Victor Lindelof juga bekerja keras meredam agresivitas Prancis.
Baca Juga: Flashback 1998: Norwegia Pernah Tumbangkan Brasil, Bakal Terulang di Piala Dunia 2026?
Namun tekanan tanpa henti akhirnya membuat mereka kebobolan jelang turun minum.
Susunan pemain Prancis vs Swedia:
Prancis:
(16) Mike Maignan
(5) Jules Koundé
(4) Dayot Upamecano
(17) William Saliba
(3) Lucas Digne
(8) Aurélien Tchouaméni
(14) Adrien Rabiot
(7) Ousmane Dembélé
(11) Michael Olise
(12) Bradley Barcola
(10) Kylian Mbappe
Swedia:
(1) Jacob Widell Zetterstrom
(2) Gustaf Lagerbielke
(3) Victor Lindelof
(5) Gabriel Gudmundsson
(8) Daniel Svensson
(7) Lucas Bergvall
(18) Yasin Ayari
(24) Elliot Stroud
(11) Anthony Elanga
(17) Viktor Gyökeres
(9) Alexander Isak
Berita Terkait
-
Flashback 1998: Norwegia Pernah Tumbangkan Brasil, Bakal Terulang di Piala Dunia 2026?
-
Gelombang Panas Ekstrem Ancam Fase Gugur Piala Dunia 2026, Suhu Bisa Tembus 43 C
-
Kekhawatiran Besar Carlo Ancelotti Jelang Brasil vs Norwegia di Babak 16 Besar
-
Lionel Messi Jadi Spider-Man? Aksi Terbangnya Bareng Tom Holland Bikin Heboh
-
Teror Suporter Meksiko: Pasang Petasan hingga Gelar Konser Dadakan Depan Hotel Ekuador
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?