Suara.com - Chief Executive Officer (CEO) Rivian Automotive, R.J. Scaringe mengumumkan pengurangan karyawan untuk mengurangi biaya operasional yang harus dikeluarkan perusahaan.
"Kami telah menerapkan perubahan di seluruh Rivian, termasuk memprioritaskan program tertentu (dan menghentikan beberapa), menghentikan perekrutan non-manufaktur tertentu dan mengadopsi upaya penurunan biaya besar untuk mengurangi pengeluaran material dan biaya operasional," demikian tulis Scaringe dalam suratnya kepada karyawan, dikutip dari Carscoops.
Scaringe menambahkan, saat ini perusahaan berada dalam posisi yang baik secara finansial.
Namun untuk memcapai tujuan perusahaan dibutuhkan fokus dan melihat apa yang menjadi prioritas.
"Rivian tidak kebal terhadap keadaan ekonomi saat ini, dan kami perlu memastikan kami dapat tumbuh secara berkelanjutan," demikian bunyi kalimat selanjutnya.
Dalam surat resmi perusahaan tidak terdapat keterangan jumlah karyawan yang dipangkas. Namun sebuah laporan menunjukkan bahwa perusahaan melakukan pengurangan sebanyak lima persen.
Tercatat Rivian saat ini mempekerjakan 14.000 karyawan. Dengan demikian pengurangan yang dilakukan bisa mencapai 700 orang.
Meningkatkan produksi adalah tantangan terbesar yang dihadapi seluruh pembuat mobil saat ini. Salah satu masalah paling umum dialami pembuat mobil adalah pasokan chip semikonduktor.
Baca Juga: Masalah Perangkat Lunak Menghantui Volkswagen Group dalam Rencana Produksi Mobil Listrik
Alhasil pabrikan harus memangkas jumlah produksi akibat masalah ketersedian komponen.
Berita Terkait
-
Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Nasib Ditentukan Juli 2026
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia
-
Chery Q Gebrak Pasar Mobil Listrik Kompak dengan 20 Fitur ADAS Hingga Kamera Kolong
-
Salah Kaprah tentang Makna Benefit yang Tercantum di Iklan Lowongan Kerja
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia